Nasional

Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas

Editor:

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Dalam penyelenggaran ibadah haji, pelayanaan jamaah selama di Arab Saydi merupakan bagian paling penting. Berbagai keutuhan jemaah seperti logistik, hotel dan transportasi selama berada di tanah suci harus dipersiapak sejak awal.

Apalagi mengingat tahun 2018 ini kouta jemaah haji diprediksi tak jauh beda dengan jumlah tahun lalu serta persaingan pengadaan layanan di Arab Saudi sangat ketat antar negara.

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

Melihat hal inilah dalam mengawali proses pengadaan layanan haji tahun ini. Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) akan segera memberangkatkan tim pengadaan ke Arab Saudi.

Disaksikan langsung oleh Dirjen PHU, Nizar, Tim yang terdiri dari tim akomodasi, tim katering, dan tim konsumsi ini sudah melakukan penandatanganan Pakta Integritas di ruang meeting room lantai dua Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa (6/2) malam.

Dalam acara tersebut, Dirjen PHU, Nizar didampingi para pejabat eselon II memberikan pesan agar para pegawai yang menjadi anggota Tim supaya bekerja keras sesuai ketentuan.

"Penandatanganan pakta integritas merupakan bagian dari tahapan persiapan keberangkatan tim akomodasi transportasi dan konsumsi jemaah haji tahun 2018. Selamat kepada Tim yang terpilih, konsekuensinya harus bekerja dengan baik," pesannya.

Nizar juga berpesan agar tim ini menjaga integritas pribadi sebagaimana yang ditandatangani. Sebab jelasnya kalau ini bukan hanya sekedar formalitas tapi ada konsekuensi hukum.

"Proses akan terus dikawal dengan ketat oleh para pimpinan. Jauhkan diri dari hal negatif dan harus menjaga marwah lembaga," tegas Nizar yang pernah menjabat sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Islam ini.

Tak lupa, guru besar UIN Yogyakarta ini Nizar memerintahkan agar para anggota Tim tidak memberi dan menerima apapun dalam pelaksanaan tugas negosiasi layanan di Arab Saudi.

"Ada tantangan besar dalam tugas Tim. Komitmen dalam bekerja, dan fokus pada target tugas," tegas pria kelahiran Jepara ini.

Untuk tim katering sendiri, Nizar memberi pesan khusus kepada tim yang bertugas mengurus konsumsi jemaah haji ini nantinya.

"Konsumsi adalah tugas berat karena ada penambahan volume layanan konsumsi bagi jemaah haji," pungkasnya.

Masih berhubungan dengan soal konsumsi ini, Nizar juga mengusulkan soal pilihan menu makan jemaah haji nantinya. Menurutnya, menu tersebut agar dinegosiasikan bisa menggunakan hasil bumi tanah air.

"Sarapan pagi jemaah yang selama ini notabenenya adalah roti dengan teh atau kopi harus diupayakan menggunakan produk lokal supaya mampu meningkatkan ekspor. Bumbu masakan pun juga harus dari Indonesia," perintahnya.

Diakhir sambutannya, Nizar mengingatkan kembali agar anggota tim solid jangan ada yang merasa keberhasilan hasil kerja individu.

"Bekerja harus sesuai ketentuan regulasi, jangan mau didikte pihak lain yang merugikan lembaga, buktikan Tim bersih dalam bekerja," pungkasnya.

Terakhir, tiga hal penting yang menjadi pesan utama Nizar kepada anggota tim tersebut agar menjaga integritas, komitmen, dan soliditas dalam bertugas. "Selamat bertugas sahabat, semoga berhasil memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji," ucapnya. (*)

Berita Lainnya

Banner

Facebook

Twitter