Sabtu, 15 Desember 2018 11:28 WIB

Ekonomi

Volatilitas Nilai Rupiah Rentan Terjadi

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Stabilitas Rupiah terombang-ambing dominasi asing. Utang Pemerintah dengan komposisi sebagian besar berupa penerbitan obligasi sebesar 81 persen didominasi oleh porsi kepemilikan asing sekitar 40 persen. 
 
Hal ini pun trennya meningkat dari tahun ke tahun. Sehingga, telah membuka ruang peningkatan volatilitas nilai tukar rupiah. Waktu perekonomian global mengalami tekanan seperti saat ini, maka potensi arus modal keluar meningkat.

"Dan selanjutnya membuat Rupiah semakin berfluktuasi. Jadi, ya memang sangat bergantung pada mekanisme pasar," jelas Peneliti Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal H Basri dalam diskusi pada Rabu (21/3).

Dominasi utang jangka panjang bukan berarti aman kalau produktivitas perekonomian  stagnan. Karena pada prinsip optimisme perekonomian jangka panjang, juga turut dipengaruhi rangkaian kinerja ekonomi dalam jangka pendek.

"Jika Indonesia tidak segera keluar dari stagnansi pertumbuhan 5 persenan, bagai mana mungkin prospek ekonomi jangka panjang akan secerah harapan sehingga utang dapat terbayarkan,” ujar Faisal.(nyc)

TOPIK BERITA TERKAIT: #volatilitas-nilai-rupiah 

Berita Terkait

IKLAN