Senin, 17 Desember 2018 03:07 WIB

Nasional

Cak Imin Dapat Dukungan Kyai Menjadi Capres RI

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Forum Silaturahmi Kyai Jakarta-Depok akhirnya deklarasi diri mendukung Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar untuk maju menjadi calon presiden (Capres) di Pilpres 2019, mendatang. 
 
Dukungan itu disampaikan di Pondok Pesantren Almanar Azhari, Jalan Limo Raya, Kota Depok.
Dari pantauan INDOPOS, dalam forum tersebut ada sekitar 29 kyai Jakarta dan Depok yang mendukung Cak Imin sapaan akrab Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai calon wakil presiden.
 
 Ada lima poin yang diajukan para kiai pada Cak Imin yang intinya menyebutkan bahwa pembangunan Negara tidak hanya memperhatikan infrastruktur saja tetapi juga pembangunan manusia.“Kami mendukung Cak Imin sepenuhnya untuk maju di Pilpres 2019. Menurut kami beliau sangat cocok memimpin bangsa ini, jadi dukungan ini kami berikan,” ungkap juru bicara Forum Silaturahmi Kiai Jakarta-Depok Kyai Manarul Hidayat kepada wartawan di Pondok Pesantren Almanar Azhari, kemarin (22/03). 

Dalam penilaian ulama, sambung Manarul, dukungan para kiai kepada Cak Imin karena merupakan tokoh yang tepat untuk memberantas korupsi dan kemiskinan yang semakin merajalela. Apalagi, keberanaian Cak Imin untuk terus menyuarakan hal itu kepada umat islam terus dugaungkan. Dan hal itu pula yang membuat para kyai melakukan hal tersebut.

“Negara ini rusak bukan karena banyak orang jahat, tapi orang baik yang pada diam. Jika ada orang yang berani menuntaskan ini, kami wajib mendukung. Ini semua untuk kemajuan negara kita tercinta,” katanya.

Menanggapi hal itu, Muhaimin Iskandar mengaku, amanat yang diberikan padanya ini menjadi aspirasi yang sangat konkrit menyangkut pendidikan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga kualitas karakter dan mental bangsa. Kemudian ini juga menyangkut kepentingan ekonomi umat Islam dimana akses terhadap ekonomi masih sangat terbatas. 

“Tanpa mengurangi kekhawatiran terhadap ancaman konflik sara, yang harus diatasi dengan cepat adalah faktor ekonomi terlebih dahulu. Kalau ekonomi beres maka ancaman itu tidak aka terjadi,” tuturnya.

Kedepan kata Cak Imin, amanah yang diberikan padanya ini akan menjadi program dan visi kerja. Dan dikatakan ini menjai program dirinya sejak saat ini. Menurutnya, revolusi mental yang digagas Presiden Joko Widodo tak berjalan baik, karena belum menyentuh spiritualitas bangsa seutuhnya.

“Bukan hanya nanti ketika saya jadi capres tetapi sejak sekarang menjadi perjuangan saya dan teman-teman baik sendiri dan bersama pemerintah. Dengan pemerintah hari ini kita sudha push tapi jumlah di parlemen Cuma 47. Jadi harus minta kekuatan dan dukungan Presiden,” pungkasnya.(cok)

TOPIK BERITA TERKAIT: #capres-ri #cak-imin 

Berita Terkait

IKLAN