Senin, 15 Oktober 2018 06:02 WIB
pmk

Nasional

Pengaturan Lalin di Tol Pacu Produktifitas Ekspor

Redaktur: Redjo Prahananda

Ketua Aprindo DKI Mustajab mendukung kebijakan ganjil genap di ruas jalan tol

INDOPOS.CO.ID - Pengaturan lalu lintas di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek, ternyata berdampak positif. Yakni memacu produktifitas kendaraan angkutan yang akan melakukan kegiatan ekspor dan impor.

"Kebijakan ganjil genap, di tol B ekasiKalau dari angkutan barang, tidak ada masalah. Justru membuat kinerja angkutan semakin produktif. Sebab sebelumnya angkutan barang itu mulai pukul 6 pagi samp ai 9 kita sudah mengikuti," ujar KetuaAsosiasi Pengusaha Truk Indonesia(Aptrindo) DKI Jakarta Mustajab Susilo Basuki, Kamis (22/3).  
 
"Kebijakan ini ada peningkatan, ganjil genap ini menyeluruh.  Jadi tidak hanya disalahkan truk saja kalau ada kemacetan," imbuhnya.

Mustajab menambahkan, dengan adanya kebijakan ganjil genap efektif mengurai kemacetan. "Saya lewat jalan tol, itu cukup membantu. Tidak macet seperti sebelumnya," ujarnya.

Mustajab menambahkan, untuk mendukung ekspor impor pihaknya juga memberikan pelatihan buat 100 sopir dan mekanik. Yakni  defensive driving training, pada 4 dan 5 April 2018 mendatang. 
 
"Itu tentang pemahaman tertib lalu lintas. Dan perlu kami jelaskan,  kalau ada kecelakaan bukan semata-mata kesalahan sopir. Kita lihat, muatannya bagaimana. Ada juga sih, misal karena lalai, atau ada pakai obat jadi mengantuk," jelas Mustajab.
 
"Tapi kebanyakan overtonase. Sehingga terjadi kecelakaan. Juga karena armada tidak layak," imbuhnya. Karena itu lanjut Mustajab pengusaha juga harus peduli tentang keselamatan berlalu lintas. 
 
Pasalnya kalau ada kecelakaan truk di jalan tol tentu sangat berdampak. Mulai dari macet dan waktu."Jadi semua pihak memang harus peduli. Nantinya itu justru mendorong kelancaran logistik nasional," pungkasnya.
(dai)
 
 


TOPIK BERITA TERKAIT: #ganjil-genap #di-tol-bekasi 

Berita Terkait

IKLAN