Fashion

'Now', Gaya Bin House Merepresentasikan Kebaya Masa Kini

Redaktur:
'Now', Gaya Bin House Merepresentasikan Kebaya Masa Kini - Fashion

Bin House membuat pagelaran busana bertajuk Obin ‘Now’. Mereka membawakan 30 koleksi yang meliputi perpaduan 50 kain batik dan tenun yang dibuat sendiri.

INDOPOS.CO.ID – Kain tradisional Indonesia atau wastra memang memiliki keunikan tersendiri. Maka tak heran banyak orang yang terkagum akan keindahannya. Hal ini berlaku pula untuk Josephine Werratie Komara, 62, atau akrab disapa Obin.

Obin merupakan pakar tekstil batik, yang membuat wastra Indonesia semakin hidup, bahkan dikenal sampai negeri seberang. ''Saya bukanlah seorang desainer, namun saya adalah tukang kain,'' kata Obin usai peragaan busana karyanya di Plaza Indonesia Fashion Week, Jakarta, baru-baru ini.

Wanita berambut panjang ini mengatakan, semua ini adalah soal kain, bukan sekadar fesyenn. ''Dalam setiap karya yang dibuat, memiliki warna-warna dan motif yang mewakili Nusantara. Oleh karenanya, semua batik dan kain-kain yang saya hadirkan adalah buatan kreasi Bin House sendiri. Proses pengerjaan semua ini pun berjalan cukup lama, sekitar empat sampai enam bulan karena pengerjaan manual,'' tukasnya.

Ini dibuktikan dengan penonton yang datang dibuat terpukau dengan model yang berjalan diatas catwalk. Pergelaran bertajuk Obin 'Now' ini membawakan 30 koleksi yang meliputi perpaduan 50 kain batik dan tenun yang sangat memikat.

Seperti temanya, koleksi ini disuguhkan untuk waktu sekarang. Sebuah ciptaan, kreasi, kombinasi warna, bentuk, motif, dan penataan, semua diciptakan untuk kita ‘sekarang’.

Dari 30 koleksi ini, menampilkan 30 terobosan. Apa itu terobosan? ''Terobosan itu adalah hal-hal yang tidak pernah dilakukan orang. Something new, sesuatu yang baru. Dalam teknik, dalam komposisi, atau dalam paduan corak, atau model. Nah, itulah yang ditampilkan hari ini,'' ungkapnya.

Baju kebaya dengan model kutu baru dan encim berpotongan asimetris ditampilkan dengan warna warni menarik seperti hijau, putih, biru, pink, merah, hingga hitam. Tak hanya itu, koleksi ini pun dilengkapi dengan aksen draperi, membaur sempurna dengan kain batik yang ditampilkan.

Semua koleksi warna-warni ini diperagakan oleh para model dengan gaya yang beda. Yakni model menari lincah seiring dengan alunan suara musik. Para model mempresentasikan koleksi yang terdiri dari kebaya, rok, blus, selendang, dan outer ini dengan melenggak-lenggok secara riang, yang sesekali diiringi dengan tarian. Untuk alas kaki, mereka menggunakan berbagai macam jenis mulai dari selop hingga sneakers. ''Obin “Now” lebih kepada saat ini. Hari ini ada 30 kreasi, dan semuanya itu adalah set terobosan. Dari kancingnya beda, dari teknik jahitnya beda, teknik rajutnya beda, teknik tenunnya beda, banyak sekali,'' tandasnya. (dew)

 

TAGS

Berita Terkait

Lifestyle / Ini Perbedaan Lace dan Brokat

Lifestyle / Brand Lokal Jadi "Pemeran Utama" 

Lifestyle / Lima Desainer Tampil di HKFW Pekan Depan

Jakarta Raya / Berburu Sepatu di Taman Anggrek

Jakarta Raya / Seri Anyar Sapa Penggemar


Baca Juga !.