Senin, 15 Oktober 2018 06:21 WIB
pmk

news in depth

Hindari Ganjil Genap, Warga Beralih ke Gerbang Tol Lain

Redaktur:

Foto: DOK INDOPOS

INDOPOS.CO.ID – Pantauan INDOPOS, imbas penerapan ganjil genap di ruas tol Jakarta-Cikampek di tiga gerbang tol di Kota Bekasi berdampak peningkatan jumlah kendaraan golongan I (kendaraan pribadi) di tiga gerbang tol ruas lainnya. Ketiga gerbang itu adalah GT Tambun, GT Cikunir I dan GT Cikunir III.

General Manager Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman mengatakan, kenaikan kendaraan sangat beragam, bahkan sampai ada 100 persen. Menurut catatannya, kenaikan volume kendaraan hingga 100 persen lebih terjadi di GT Cikunir III dari 583 unit menjadi 1.327 unit.

Lalu, GT Cikunir I dari 646 kendaraan menjadi 1.107 kendaraan. Sedangkan, gerbang tol Tambun dari 10.013 menjadi 14.667 kendaraan. ”Jumlah ini menunjukkan pengendara golongan I beralih rute. Mereka yang awalnya masuk lewat gerbang Bekasi Timur beralih ke Tambun. Sedangkan yang biasanya di Bekasi Barat beralih ke Cikunir II dan III,” terangnya.

Selama penerapan tiga kebijakan itu, kata Raddy juga, berdampak kepada penurunan jumlah kendaraan sekitar 36 persen atau 14.715 kendaraan pada jam sibuk di ruas tol Jakarta Cikampek. Hanya saja, di luar jam sibuk seperti pukul 05.00 WIB dan di atas pukul 09.00 WIB jumlah kendaraan mengalami peningkatan.

Artinya, kata dia juga, pengendara kendaraan pribadi menyiasati perjalanannya dengan tiga skema. Pertama, berangkat lebih pagi, berganti ke gerbang tol yang lain atau beralih ke angkutan umum. Dengan adanya penurunan jumlah kendaraan ini, kata dia, maka rasio volume kendaraan dengan ketersediaan jalan raya (V/C) dipastikan menurun.

Dulu yang awalnya bisa menembus angka 1 dengan makna terjadi kemacetan, kini berada di kisaran 0,8. Dengan poin sebesar itu, kata dia, laju kendaraan di sana tidak lagi tersendat.

Sementara itu, Kepala Humas PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek Irwansyah mengatakan penerapan aturan ganjil genap masih akan dilakukan pengembangan. Sebab, dalam uji coba dua pekan ini sudah menunjukan hasil yang cukup baik. ”Ada penurunan kendaraan yang terjadi setiap harinya,” paparnya.

Apalagi, kata Irwansyah juga, sesuai dengan aturan Kemenhub akan ada perluasan sistem ganjil-genap nantinya. Seperti di Pondokgede Timur, Pondogede Barat, dan Tambun. ”Sasarannya bisa saja mengarah ke gerbang tol tersebut," ujarnya.

Sejauh ini, dia juga mengaku belum melakukan penilangan kepada kendaraan yang dianggap melanggar. Kemungkinan tindakan penilangan itu baru akan diberlakukan setelah sosialisasi ini sudah berjalan. ”Kemungkinan minggu ketiga baru akan dilakukan penilangan kepada kendaraan yang melanggar," tandasnya. (aen/dny)

 

 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #ganjil-genap 

Berita Terkait

IKLAN