Rabu, 21 November 2018 09:32 WIB
pmk

Kesehatan

Jangan Anggap Sepele Kesehatan Gigi dan Mulut

Redaktur:

Ilustrasi. Foto: INT

INDOPOS.CO.ID - Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Seringkali gigi bolong dianggap biasa saja, asal tidak sakit.

Padahal, ada risiko kesehatan yang fatal jika melakukan pembiaran gigi bolong. Seperti diketahui, semua jenis makanan masuk melalui mulut, sehingga, gigi bolong bisa membuat penyebaran virus lebih cepat ke dalam syaraf dan aliran darah.

Ketua PB PDGI Hananto Seno menuturkan, fungsi mulut tidak dapat dipisahkan dengan kondisi tubuh secara keseluruhan. Kondisi mulut mencerminkan penyakit pada bagian tubuh lain.

''Contoh, penyakit gusi dan gigi tanggal dalam jumlah banyak memiliki hubungan dengan penyakit sistemik. Misalnya saja diabetes, jantung, dan penyakit pernafasan,'' ungkap Seno di Jakarta Selatan, Jumat (23/3).

Maka itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting. Sama pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh lainnya.

''Banyak penderita gagal ginjal dan gangguan fungsi jantung yang diawali oleh kesehatan gigi dan mulut yang buruk. Padahal hal ini dapat dicegah hanya dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini,'' katanya.

Kondisi gigi dan mulut yang sehat juga berdampak baik pada prestasi serta kehidupan sosial si kecil lho bunda. Maka itu, membiasakan sikat dan cek gigi secara teratur disarankan dimulai sejak dini.

Kesehatan mulut tak berarti hanya merawat gigi, tapi juga lidah dan gusi. Apabila anak belum memiliki gigi, maka ibu dapat membersihkan gusinya. Pastikan tak ada bekas susu dalam mulutnya usai menyusu. Sebab, bekas susu dapat mengerak dan menyebabkan fermentasi bakteri berlebihan pada mulut.

Jika anak sudah mampu gosok gigi sendiri, maka budayakan sikat gigi minimal dua kali sehari. Pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

Sementara itu, Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia drg Ratu Mirah Afifah, GCClinDEnt., MDSc memberikan panduan menjaga kesehatan gigi dan mulut si kecil. ”Rutin kontrol kondisi gigi dan mulut ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali,'' imbuhnya.

Dia juga menyarankan agar kegiatan sikat gigi dan mengunjungi dokter gigi sebagai aktivitas menyenangkan. (dew)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kesehatan 

Berita Terkait

Jadilah Pemilik Hewan yang Cerdas

Jakarta Raya

Bayi Prematur Juga Bisa Tumbuh Optimal

Internasional

Jangan Biarkan Kanker Meredupkan Mimpi

Jakarta Raya

Hampir Capai Seratus Persen

Jakarta Raya

Anak Sering Mual dan Muntah, Waspadai Ginjal

Jakarta Raya

Radang Sebabkan Gigi Cepat Ompong

Jakarta Raya

IKLAN