Jumat, 16 November 2018 06:23 WIB
pmk

Total Football

Hadapi Portugal, Belanda Bertekad Lawan Kutukan 

Redaktur:

Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.

INDOPOS.CO.ID – Debut Ronald Koeman bersama timnas Belanda berakhir kurang menggembirakan. Koeman dan pasukannya dipaksa menelan kekalahan tipis 0-1 dari Inggris pada Sabtu (24/3) lalu. Sialnya, Koeman harus menghadapi ujian yang tak kalah berat pada uji coba keduanya.  Koeman dihadapkan pada tim yang tak pernah dikalahkan Belanda dalam rentang waktu 26 tahun terakhir. Dialah Portugal.

Belanda terakhir kali mengalahkan Portugal pada kualifikasi Euro 1992. Pada laga yang berlangsung 17 Oktober 1992 di Rotterdam tersebut, Belanda menang 1-0 atas Portugal lewat gol Richard Witschge di menit ke-20. Fakta inilah yang membuat Portugal lebih diunggulkan pada laga di Stade de Geneve dini hari nanti.  Apalagi, Portugal memiliki Cristiano Ronaldo yang keran golnya sedang mengalir deras.  Sabtu lalu (24/3), Ronaldo melakukan brace (mencetak dua gol, Red) yang menjadi penentu kemenangan Portugal atas Mesir. 

Namun, seperti diberitakan Voetbalzone Minggu (25/3), Koeman menyatakan bahwa kekalahan dari Inggris telah memberinya pelajaran.  Yakni, sistem 3-4-3 yang dijalankan Belanda belum optimal.  Karena itu jelang laga lawan Portugal, mantan pelatih Everton ini bakalmengubah formasinya. Demi mengimbangi Portugal, Koeman akan memperkuat lini tengah Oranje-julukan Belanda. “Dengan menambah pemain di lini tengah, maka formasi yang mungkin dipakai oleh Belanda yakni 3-5-2. Ketika kehilangan bola, skema akan bergeser menjadi 5-3-2,” tulis Voetbalzone.

Koeman tahu kalau sumber kekuatan Portugal ini ada di lini tengah. Bernardo Silva adalah salah satu pemain yang harus dilimitasi pergerakannya. Di sisi lain, Koeman tak merasa cemas dengan komposisi di lini pertahanan. “Saya sangat puas dengan tiga pemain belakang yang saya punyai. Matthijs de Ligt, Stefan de Vrij, dan Virgil van Dijk bermain dengan lugas dan tenang,” kata Koeman seperti ditulis Voetbalzone. Khusus Van Dijk laga ini menjadi ajang pembuktian apakah statusnya sebagai pemain belakang termahal dunia bisa meredam keganasan Ronaldo.

Tak hanya Koeman. Pelatih Portugal Fernando Santos kepada A Bola  juga  bakal melakukan eksperimen pada skema permainan. “Dalam tim yang ada sekarang hanya ada satu nama pemain yang punya satu tempat tetap, dialah Cristiano Ronaldo. Dia kapten, pimpinan, dan inspirasi tim,” tutur Santos.

Santos tak peduli dengan cibiran yang menyebut kemenangan melawan Mesir berbau keberuntungan. “Kadang kala kami bermain dengan tidak bagus tapi setidaknya kami bermain penuh ambisi dan determinasi. Kami memperoleh hasil positif di akhir laga.  Itu yang paling utama,” kata pelatih yang membawa Portugal juara Euro 2016 itu. (dra/bas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pertandingan-ujicoba #timnas-belanda #timnas-portugal 

Berita Terkait

Belanda vs Jerman, Momen Joachim Loew Menjawab Kritikan

Total Football

Menanti Sepekan Penuh El Clasico dari Dunia Lain

Piala Dunia 2018

Portugal vs Uruguay, Duel Jawara Beda Benua

Piala Dunia 2018

Uruguay vs Portugal, Mirip Derbi Madrileno Plus

Piala Dunia 2018

CR7 Gagal Penalti, Portugal Berbagi Poin dengan Iran

Piala Dunia 2018

Iran vs Portugal, Sibak Memori Opera Sabun

Piala Dunia 2018

IKLAN