Rabu, 25 April 2018 05:29 WIB
citraland

Indobisnis

Dongkrak Investasi Migas, Terapkan ISO 37001

Redaktur: mm

Terapkan sistem manajemen Anti suap di SKK migas. Foto: Deri Ahirianto/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko meminta stakeholder di industri minyak dan gas (migas) mengimplementasikan SNI ISO 37001:2016. Yakni tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Dengan begitu, hambatan investasi dapat dihilangkan. Serta dapat mendongkrak investasi di sektor energi.

Adapun SNI ISO 37001:2016 adalah sebuah instrumen yang dirancang untuk membantu sebuah organisasi mengembangkan, mengimplentasikan, dan memperbaiki program anti suap. Instrumen ini berisi serangkaian tindakan, kontrol, atau prosedur yang harus dilakukan untuk mencegah, mendeteksi, dan mengatasi suap.

"Penerapan ISO 37001 akan mendorong investasi. Sebab transparansi terjaga," ujar Moeldoko di acara Seminar ISO 37001:2016 yang diselenggarakan SKK Migas bersama dengan Kantor Staf Presiden (KSP) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Jakarta, Selasa (27/3).

Lebih lanjut Moeldoko mengatakan, sektor migas merupakan tempat hajat hidup banyak orang. Karena itu, mantan Panglima TNI meminta semua pihak tidak membiarkan suap jadi penghambat investasi dan persaingan tidak sehat.

"Hadirnya ISO 37001 akan membuat semangat untuk efisiensi. Serta menarik minat investor. Sebelumnya enggan datang karena biaya tinggi. Dengan adanya ISO 37001 ada kepastian," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi

(SKK Migas) Amien Sunaryadi mengatakan di hulu migas, dengan penerapan ISO tersebut maka investor saat mengambil keputusan investasi tidak terganggu suap menyuap.

"Jadi investasi akan meningkat. Kalau melihat kasus, termasuk di dunia internasional yang kena denda karena suap, juga banyak perusahaan migas," jelas Amien.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya telah mulai mengimplementasikan SNI ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dalam menjalankan pengawasan dan pengendalian industri hulu migas. Langkah ini diharapkan akan membantu terciptanya industri hulu migas yang transparan dan efisien sehingga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara.

"Saat ini kita sudah masuk dalam tahapan implementasi. SKK Migas sudah mulai mengintegrasikan SNI ISO 37001:2016 ke dalam proses bisnis SKK Migas serta mengomunikasikan SNI ISO 37001:2016 baik ke internal maupun eksternal," ujar Amien.

Pihaknya telah melakukan beberapa langkah diantaranya menerbitkan aturan yang mempertegas larangan menerima dan memberikan suap yang berlaku kepada manajemen, pegawai, dan tenaga alih daya di SKK Migas. Langkah ini akan ditindaklanjuti dengan adanya verifikasi dan uji kelayakan terhadap seluruh sumber daya manusia di SKK Migas.

Selain itu, SKK Migas juga telah melakukan sosialisasi penerapan SNI ISO 37001:2016 kepada penyedia barang dan jasa di lingkungan SKK Migas.

"Penerapan SNI ISO 37001:2016 membantu menciptakan industri hulu migas yang lebih efisien sehingga dapat berkontribusi maksimal untuk penerimaan negara," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya mengapresiasi langkah SKK Migas menerapkan SNI ISO 37001:2016. " Sebab dengan begitu membantu menciptakan industri hulu migas yang transparan dan efisien. Sehingga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara," pungkasnya. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #investasi-migas 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi