Sabtu, 22 September 2018 06:23 WIB
pmk

Internasional

Duka Nasional karena Kebakaran Mal

Redaktur:

Sebuah foto udara yang diambil pada (27/3) menunjukkan sebuah mal dimusnahkan oleh api di kota industri Kemerovo di Siberia Barat. Peristiwa itu menewaskan sedikitnya 64 orang, termasuk 41 anak-anak karena pintu terkunci. AFP PHOTO

INDOPOS.CO.ID – Rusia berkabung hari ini. Presiden Vladimir Putin mendeklarasikan keputusan tersebut kemarin (27/3) setelah kebakaran hebat yang melanda pusat perbelanjaan Winter Cherry, Kemerovo, merenggut 64 nyawa Minggu malam (25/3). Putin berjanji mengusut insiden itu sampai tuntas.

”Apa yang sebenarnya terjadi? Itu bukan perang. Itu juga bukan ledakan metana yang tak bisa diantisipasi seperti di tambang batu bara. Orang-orang datang ke sana untuk bersantai. Anak-anak juga,” kata Putin di hadapan para petinggi pemerintah sebagaimana dilansir Reuters. Kemarin pemimpin 65 tahun tersebut memimpin rapat terbatas, khusus membahas kebakaran yang baru bisa diatasi pada Senin pagi (26/3) itu.

Lebih dari 6.000 personel pemadam kebakaran berusaha keras menjinakkan si jago merah sejak Minggu sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Upaya mereka baru membuahkan hasil setelah sekitar 17 jam. Dari 64 korban tewas, sebanyak 41 korban adalah anak-anak. Fakta itu membuat publik Rusia berang. Kemarin massa turun ke jalan dan meluapkan amarah mereka kepada pemerintah.

Ratusan warga yang kemarin berkumpul di pusat kota menuntut Wali Kota Kemerovo Ilya Seredyuk mengundurkan diri. Mereka menganggap politikus perempuan itu telah gagal menjamin keamanan dan keselamatan warga. Selain menewaskan 64 orang, tragedi Minggu malam tersebut mengakibatkan sedikitnya 85 orang hilang. Itu berdasar catatan warga. Tapi, versi pemerintah, korban yang hilang hanya belasan.

Setelah meletakkan karangan bunga di Kemerovo, Putin menegaskan bahwa kebakaran di pusat perbelanjaan tersebut adalah tindakan kriminal. Karena itu, siapa pun yang bertanggung jawab atas insiden tersebut bakal dijerat dengan pasal pidana. ”Bagaimana semua ini bisa terjadi?” katanya dengan nada tinggi.

Kemarin polisi memaparkan hasil investigasi awal atas tragedi yang menyedot perhatian dunia tersebut. Fakta-fakta menyedihkan bermunculan. ”Pintu keluar darurat tidak bisa dibuka karena terhalang sesuatu. Sistem informasi yang bisa menyiarkan pengumuman kepada pengunjung mal dimatikan. Alarm rusak. Sebagian besar anak terkunci di area bioskop.” Demikian bunyi laporan kepolisian. (hep/c17/dos)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kebakaran 

Berita Terkait

Api Membara di Gunung Wilis

Nusantara

Kantin Trans Mart Cilandak KKO Terbakar

Jakarta Raya

35 Tewas gara-gara Penasaran

Internasional

Penyebab Kebakaran Museum Kuno Brasil Terungkap

Internasional

Museum Kuno Hangus Terbakar

Internasional

IKLAN