Selasa, 18 September 2018 08:49 WIB
pmk

Total Football

Belum Sembuh, Neymar Bisa Batal ke Rusia

Redaktur:

Neymar.

INDOPOS.CO.ID – Gagal ke Piala Dunia 2018. Ya, bayang-bayang itu yang sudah di benak Neymar usai dia divonis cedera retak tulang metatarsal kelima, 26 Februari lalu. Namun, Neymar tak begitu saja menyerah. Setelah melakoni operasi di Belo Horizonte, Brasil, Neymar melanjutkannya di Paris.

Itu sebagaimana yang dilaporkan Daily Mail. Neymar sudah terbang ke Paris, dan bakal menjalani proses rehabilitasi pasca-operasinya di sana. ''(Saya di Paris) agar proses pemulihannya lebih cepat,'' ungkap Neymar. Di Paris, Neymar pun juga bisa ditangani langsung oleh klubnya, Paris Saint-Germain (PSG).

Bagaimana caranya agar cedera yang harusnya pulih sampai akhir Mei tersebut berakhir lebih cepat? Dalam story dalam Instagram-nya di @neymarjr, winger berumur 26 tahun itu pun sudah memperlihatkan caranya. Dibantu dokter, Neymar melakukannya dengan menggosokkan gel pada kakinya yang cedera dengan ultrasonik.

Penggunaan ultrasonik itu dimaksudkan agar membantu mereduksi pembengkakan pada sekitar bagian tubuh yang cedera. Berfungsi pula untuk kasus peradangan kronis dan juga patah tulang parah seperti yang dialami Neymar tersebut. Bahkan, Eurosport menyebut, efeknya akan lebih terasa ketimbang sinar laser.

Diklaim, dengan metode pemulihan seperti ini maka estimasi waktu Neymar bakal pulih 100 persen bisa lebih cepat sampai dua pekan. Kondisi itu yang diharapkan Dani Alves, pemain timnas Brasil lainnya, bisa terjadi. Tetapi, jika Neymar benar-benar tak disertakan dalam skuad Canarinho, maka Alves menyebut Philippe Coutinho harus memikul beban berat.

Coutinho pun juga bisa mengisi posisi sayap kiri, seperti Neymar. ''Dia (Coutinho) sudah belajar, baik dulu ketika masih di Liverpool, dan sekarang di Barcelona. Dia mampu mengubah laga jadi lebih baik, bisa membuat keputusan terbaik, dan jadi pemain yang berpengaruh,'' tutur Alves, dikutip Goal.

Sama seperti Neymar, Gylfi Sigurdsson pun juga tak mau kesempatan mencicipi sejarah Islandia main di Piala Dunia untuk kali pertama lewat begitu saja. Sigurdsson terkena cedera di bagian lututnya, 11 Maret lalu. Attacking midfielder yang jadi pemain kunci Islandia itu apabila sesuai jadwal baru bisa comeback pada 22 April nanti.

Hanya, Sigurdsson tak mau berlama-lama di meja perawatan. Dilansir dalam situs Royal Blue Mersey, pemain dengan 55 caps di Strakarnir okkar – julukan timnas Islandia – itu sedang menjalani proses rehabilitasi di London. Kemarin WIB (27/3) Sigurdsson datang ke dokternya, dan cederanya pun dianalisis kembali.  ''Bahkan saya sekarang sudah tak perlu kruk lagi, begitu pula dengan pengaman kaki. Di saat ini, saya pun sudah mulai bisa berjalan dengan normal,'' ungkap pemain yang merumput di Everton itu. Sigurdsson menjelaskan, dalam proses pemulihannya sampai 100 persen, dia sudah didampingi seorang fisioterapi.

''Saya banyak melakukan gerakan, yang dibantu fisioterapi atau dengan bantuan alat, dan saya sudah mendapat perawatan yang bagus. Bukan cuma latihan di gym, saya pun juga latihan di kolam renang,'' tambah Sigurdsson. Demi mendapatkan pergerakan lututnya yang sempurna, Sigurdsson pun banyak menghabiskan waktu bersama fisioterapisnya.

Sigurdsson mengaku, dia banyak berbicara dengan dua rekannya di The Toffees, Seamus Coleman dan Leighton Baines. Keduanya pun mengalami cedera parah musim ini. Baines yang mengalami cedera betis, dan Coleman patah kaki. ''Saya harus sabar, tak perlu tergesa-gesa agar bisa kembali main lagi,'' sebut Sigurdsson, dalam situs resmi Everton. (ren)


TOPIK BERITA TERKAIT: #neymar #timnas-brasil 

Berita Terkait

Brasil vs Belgia, Dua Raksasa yang Tak Ingin Ternoda

Piala Dunia 2018

Jumpa Brasil, Meksiko Bertekad Sudahi Quinto Partido

Piala Dunia 2018

Mampukah Brasil Atasi Meksiko?

Piala Dunia 2018

Mampukah Brasil Atasi Meksiko?

Piala Dunia 2018

Kalahkan Serbia, Brasil Melaju ke 16 Besar

Piala Dunia 2018

Babak Kedua, Tim Samba Tambah Gol

Piala Dunia 2018

IKLAN