Kamis, 15 November 2018 11:28 WIB
pmk

Fashion

Mantap, JFFF 2018 Bakal Dibanjiri Karya 60 Desainer

Redaktur:

CATWALK-Sejumlah model memperagakan rancangan busana dari para desainer yang terlibat dalam ajang Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2018 di Museum Nasional, Jakarta, Selasa (27/3). Foto: Iwan Tri Wahyudi/INDOPOS.CO.ID

INDOPOS.CO.ID – Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2018 bakal kembali digelar. Festival tahunan yang merupakan kerja sama antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Summarecon itu bakal kembali dihelat 5 April-6 Mei mendatang.

Kegiatan kali ke-15 itu seperti biasa akan diselenggarakan di Summarecon Kelapa Gading, Jakarta Utara. ''Kami masih konsisten dengan visi mengangkat citra, harkat, dan martabat bangsa Indonesia di kancah internasional melalui sektor industri kreatif berbasis budaya. JFFF hadir untuk melestarikan, serta mengembangkan nilai budaya dan kekuatan perekonomian Indonesia melalui industri mode dan kuliner yang berbasis budaya,'' ujar Chairman JFFF Soegianto Nagari di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (27/3).

Sama seperti sebelumnya, partisipan dalam JFFF didominasi oleh UKM, produk lokal berkualitas, serta jajaran desainer, dan instansi mode Tanah Air. Dia mengungkapkan, dalam 10 tahun pertama, acara JFF hanya dikenal warga Jakarta.

Lalu, lima tahun terakhir sudah banyak warga di luar daerah yang mengikuti acar JFFF. Dirinya ingin lima tahun ke depan, acara JFF dapat dikenal di Vietnam, Malaysia, dan Singapura.

''Kami harap kegiatan ini nantinya bisa dibawa sampai ke wilayah Asia Tenggara (ASEAN). Bahkan ke depannya bisa melangkap ke kancah internasional,'' imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir dalam preview JFFF 2018 itu mengapresiasi kegiatan tersebut. ”Kami ingin Jakarta menjadi tempat ekspresi budaya Nusantara lewat acara ini. Jakarta bukan hanya sekadar tempat untuk mencari penghidupan, Jakarta bukan hanya untuk mendapatkan kesejahteraan, tapi Jakarta harus menjadi pusat ekspresi kebudayaan di Indonesia. Tidak ada kota lain di Indonesia yang warganya terdiri dari seluruh komponen yang ada di Republik ini,'' ucapnya di kesempatan yang sama.

Dalam JFFF kali ini, penyelenggara akan menghadirkan peragaan koleksi brand lokal "Lakon Indonesia" dan menghadirkan 60 desainer dalam ajang tersebut. Diantaranya, Albert Yanuar, Yosafat Dwi Kurniawan, Jenahara, Marga Alam, Mayaratih, Happa by Mel Ahyar, dan Eddy Betty menampilkan fashion show bertajuk ”On Fleek”.

Tampil di Museum Nasional sejumlah model yang memperagakan rancangan fashion karya Jenahara, Marga Alam, Mayaratih, Happa by Mel Ahyar, dan Eddy Betty. Katharina Luandha yang terpilih sebagai Face Icon JFFF 2018 pada kesempatan hari ini tampil mengenakan busana Eddy Betty.

Sebagai desainer, Eddy bakal tampil dalam puncak JFFF Awards, mengangkat kebaya bertema “Kinasih”. Nantinya, rancangan Eddy juga akan menampilkan kain-kain produksi Batik Sida Mukti.

Sedangkan dari ajang Food Festival-nya akan hadir beberapa menu khas Nusantara yang dapat ditemui dalam Food Festival Kampoeng Tempo Doeloe (KTD) 2018. Setelah sukses menyelenggarakan Kompetisi Mie Warisan Nusantara tahun lalu, tahun ini bakal mengangkat Soto Nusantara, sekaligus mendukung program Bekraf untuk mempromosikan Soto ”A Spoonful of Indonesian Warmth” ke dunia.

”Sebagai tahap pertama, tim telah melakukan Kurasi Soto di beberapa wilayah Indonesia. Dan nantinya akan dilanjutkan dengan Kompetisi Soto Indonesia,” pungkas Sugianto. (dew)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #jfff-2018 #fashion 

Berita Terkait

Baju Kasual Idaman Pria dan Wanita

murah meriah

Belanja Kemeja di MOC, Beli Dua Lebih Hemat

murah meriah

Aneka Blus Cantik dengan Harga Spesial

murah meriah

Koleksi Busana Simpel di Simplicity

murah meriah

Buru Tas Branded Ori di The Bazaar

murah meriah

IKLAN