Rabu, 15 Agustus 2018 04:44 WIB
pmk

Liga Jerman

Laga Der Klassiker, Saatnya Bayern Pesta di Allianz Arena

Redaktur:

Striker Bayern Munchen, Robert Lewandowski.

INDOPOS.CO.ID - Tidak perlu bertanya lagi berapa kali Bayern Muenchen menjuarai Bundesliga. Sebab, Die Roten akan mempertajam rekornya dengan gelar ke-28-nya musim ini. Tapi, coba hitung berapa kali Bayern mampu menggelar pesta juara Bundesliga-nya di Allianz Arena.  Ingat, momentum seperti itu tak pernah terjadi.

Kans terbesar untuk menyudahi kutukan Schlauchboot – julukan Allianz Arena – itu akan terjadi malam nanti WIB. Momentum itu akan lebih istimewa.  Sebab, laga yang menjadi lawan dalam duel di pekan penentuan malam nanti adalah Borussia Dortmund (Siaran Langsung FOX Sports pukul 23.30 WIB).

Ya, Bayern bisa mengunci gelar jika mereka memenangkan duel Der Klassiker-julukan duel klasik- edisi ke-117 nanti. Dan, di laga beberapa jam sebelumnya, Schalke 04 gagal menaklukkan Freiburg.  ''Setahu saya, Dortmund takkan datang ke Allianz untuk kalah,'' ucap Jupp Heynckes, der trainer Bayern seperti dikutip situs resmi klub.

Fakta jadi dasar Heynckes. Di Bundesliga, dari 12 laga menjamu Dortmund, tiga kali Die Borussen menodai Allianz Arena. Terakhir, itu terjadi pada 12 April 2014, dengan kekalahan telak 0-3. ''Inilah fase terpanas Bundesliga kami,'' lanjut Heynckes yang mengoleksi tiga trofi Bundesliga di Saebener Strasse itu.

Heynckes masih belum 100 persen yakin kutukan pesta di Allianz Arena itu bakal tuntas musim ini. Sejak 2005-2006, Bayern lebih banyak merayakan pesta juara Bundesliga-nya justru di Olympiastadion, Berlin. markas Hertha Berlin. Tiga kali Bayern berpesta di markas Hertha Berlin tersebut. Terakhir, momen itu (pesta di markas Hertha) terjadi saat penentuan musim 2014-2015.

Namun, Heynckes juga punya motivasi tambahan. Mengalahkan Dortmund malam nanti, akan menyamai pencapaiannya di Bundesliga 2012-2013.  Saat itu, Bayern mengunci gelar pada  Spieltag ke-28. Atau, sama seperti total Spieltag yang akan dia jalani malam nanti. ''Kami tak ingin menunggu lebih lama untuk merayakan gelar ini,'' sebut bek kanan Bayern, Joshua Kimmich, dikutip TZ.

Selain mempertajam rekor jumlah trofi juara Bundesliga-nya, Bayern juga mempertajam jumlah rekor juara beruntunnya jadi enam musim beruntun. Dan, pencapaian itu pertama kali dialami oleh bek mudanya, Niklas Suele. ''Seperti mimpi bisa terlibat dalam perayaan juara klub seperti Bayern,'' harap Suele, dikutip Sport 1.

Hanya, Peter Stoeger sebagai der trainer Dortmund sudah punya rencana untuk menunda pesta Bayern. Seperti dilansir Kicker, Marcell Schmelzer dkk tidak akan main terlalu terbuka. Tujuannya memberi jalan Schalke 04 untuk mereduksi gap poinnya dengan Bayern. Di Spieltag 27, keduanya masih terpaut 17 poin.  ''Kami takkan biarkan pesta itu mereka lakukan dalam 90 menit. Bundesliga ini masih panjang,'' klaim Stoeger.

Yang jelas, Der Klassiker atau Laga klasik yang setara El Clasico di Spanyol kali ini bisa jadi laga perpisahan  bagi kedua der trainer, Jupp Heynckes untuk Bayern Munich atau Peter Stoeger untuk Borussia Dortmund. Heynckes sudah pasti pergi dari Saebener Strasse.  Yang menarik, ada satu sosok atau bahkan orang kuat yang bisa saja datang ke Saebener Strasse atau Dortmund Brackel pada musim depan. Ya, tactician itu adalah Ralph Hasenhuettl, nahkoda RB Leipzig.

Ke mana Hasenhuettl akan berlabuh? Bayern atau Dortmund tampaknya harus gigit jari. Sebab, Hasenhuettl tak tertarik untuk meninggalkan Cottaweg, sebutan untuk kamp latihan RB Leipzig. ''Saya baik-baik saja di sini (Leipzig). Saya tak pikirkan apapun itu,'' sebut pelatih berusia 50 tahun itu, dalam wawancaranya kepada Kicker.

Mantan striker timnas Austria itu masih menghormati kontraknya bersama Die Buellen, yang berakhir pada musim panas 2019. ''Masih banyak urusan yang belum saya tuntaskan di klub ini, masih banyak yang ingin saya kejar di musim-musim depan,'' tambah pelatih yang sukses menjadikan Leipzig sebagai kuda hitam Bundesliga musim lalu itu.

Bahkan, sudah ada tanda-tanda dari petinggi Leipzig, untuk kembali bekerja sama dengan Hasenhuettl saat kontraknya belum berakhir. ''Anda akan bayangkan, apa yang terjadi dengan klub ini pasca 2019 nanti. Itu yang kami bicarakan, dan masa depan saya akan ditentukan dalam beberapa hari ke depan,'' tuturnya.

Hasenhuettl jadi pelatih kedua yang diisukan menjadi suksesor Heynckes. Sebelumnya Bayern malah meminati Thomas Tuchel yang notebene sosok pecatan Dortmund. Sayangnya, Tuchel sudah mengindikasikan enggan menyeberang ke rival Der Klassiker-nya Dortmund itu. Kabar terbaru Tuchel malah semakin dekat dengan pengganti Unai Emery di Paris Saint-Germain (PSG). (ren/bas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-jerman #bundesliga 

Berita Terkait

Munchen Kembali Juara Bundesliga

Liga Jerman

Munchen Kembali Juara Bundesliga

Liga Jerman

Rilis Buku, Mueller Inspirasi dari Tulisan Sendiri

Liga Jerman

IKLAN