Selasa, 17 Juli 2018 10:40 WIB
bjb juli

Nusantara

Ini Surganya Buah Durian dan Manggis dengan Harga Miring

Redaktur:

UNTUNG-Pedagang musiman buah durian dan manggis menjajakan dagangannya di depan rumah. Foto: jawapos.com

INDOPOS.CO.ID - Jika Anda penggemar buah manggis dan durian, akhir bulan Januari sampai Februari adalah waktu yang tepat untuk memburunya. Itu lantaran pada bulan tersebut buah manggis dan durian masuk musim panen.

Tempat yang patut Anda datangi adalah Kelurahan Sukadanaham Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung. Kelurahan yang terkenal dengan buah durian ini bahkan karena memang penghasil durian terbesar di Lampung. Kawasan itu telah memiliki ikon durian berupa tugu durian yang berada di simpang 3 JL Radin Imba Kesuma. Untuk sampai kesini ditempuh dengan waktu sekitar 40 menit dari pusat kota Bandarlampung.

Saat musim durian dan manggis seperti sekarang banyak penjual musiman buah tersebut. Hampir setiap rumah menjual buah durian dan manggis di depan rumah mereka.

Salah satunya adalah santi, 32. Ia mengaku mendapatkan buah durian dari belakang rumah dan kebun tetangganya. “Hampir setiap rumah di sini punya pohon durian,” ucap santi saat ditemui di lapak jualannya, belum lama ini.

Santi yang sehari-hari biasa menjual gorengan itu mengaku beralih menjual durian dan manggis lantaran untungnya lebih besar. Jika akhir pekan ia bisa mengantongi uang hingga Rp 1,5 juta. “Yang datang dari mana-mana. Ada yang dari Bandung, Jogja sama sekitar Bandarlampung,” terangnya.

Santi menjual buah durian dengan harga Rp 40 ribu sampai Rp 75 ribu per buahnya. Untuk durian montong dia biasa menjualnya dengan harga Rp 100 ribu per buah. “Tergantung ukuran buahnya,” kata Santi. Untuk buah manggis Santi menjualnya dengan harga Rp 20 ribu – Rp 25 ribu per kilogram.

Santi menyarankan agar menawar dahulu sebelum membeli. Menurutnya harga durian dan manggis di Sukdanaham lebih murah dibandingkan yang dijual di pusat Kota Bandar Lampung. Hal ini lantaran para penjual membeli buah durian dan manggis langsung dari pemilik kebun. “Kami juga gak sewa lapak, jadi bisa lebih murah,” terang Santi. (Mhd/JPC)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pameran #buah-murah 

Berita Terkait

IKLAN