Senin, 24 September 2018 01:15 WIB
pmk

Nasional

Mendikbud: 2018, UNBK Ditarget 100 Persen

Redaktur: Riznal Faisal

Mendikbud Muhadjir Effendi.

INDOPOS.CO.ID - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy targetkan pada tahun 2018 nanti, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA akan 100 persen diselenggarakan di seluruh Indonesia.

Menurut Muhadjir Effendy, tahun ini baru 19 provinsi yang menjalankan UNBK secara penuh. Sementara, di provinsi yang lain masih banyak yang menggunakan sistem Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Sehingga fokus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini adalah pada daerah yang belum melaksanakan UNBK dengan memberikan bantuan agar dapat menyesuaikan standar penyelenggaraan UNBK

"UNBK belum seluruh provinsi siap 100 persen baru ada 19 provinsi yang betul-betul melaksanakan UNBK 100 persen, sisanya masih ada 80 persen, 90 persen dan yang paling rendah adalah 60 persen. Tentu saja daerah yang terpencil itu akan beri prioritas untuk pelaksanaan UNBK tahun depan dengan memberikan bantuan-bantuan yang diperlukan supaya bisa segera memenuhi ketentuan, standar sehingga bisa melaksanakan UNBK," ujar Muhadjir saat mengunjungi UNBK di SMK 26, Jakarta Selatan, Senin (2/4).

Mendikbud akan memberikan perhatian khusus untuk wilayah yang berada di luar Pulau Jawa. Apalagi untuk daerah yang terpinggir dengan infrastuktur rendah karena tidak dialiri listrik ataupun jaringan internet. Sebab, masalah UNBK di Pulau Jawa hanya terdapat di beberapa daerah saja.

Provinsi Maluku Utara menjadi daerah yang memiliki tingkat UNBK terendah. Apalagi untuk Kabupaten Morotai dan Kabupaten Talibu yang dianggap harus mendapat perhatian khusus agar target UNBK bisa digelar 100 persen tahun depan.

Kabarnya Muhadjir akan bertandang ke Kabupaten Malibu untuk memantau langsung penyelenggaraan Ujian Nasional tingkat SMP nanti.

"Maluku Utara yang paling banyak, apalagi Kabupaten Morotai dan Malibu. Kabupaten Morotai masih mending, Taliabu ini bandara pun belum ada jadi kalau dari Ternate kita butuh dua hari dengan kapal untuk sampai kesana. Insya Allah nanti waktu UN SMP saya usahakan akan kesana," jelasnya

Dalam persiapan UNBK saat ini, Muhadjir Effendi mengaku telah melakukan kerja sama dengan PLN dan Telkomsel untuk memastikan kelancaran UNBK. Sementara, Kemendikbud juga menggandeng Ombudsman dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai pengawas UNBK. (cr-1)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #mendikbud-muhadjir-effendy #unbk 

Berita Terkait

IKLAN