Jumat, 20 Juli 2018 06:25 WIB
BJB JULI V 2

Liga Champions

Sevilla vs Bayern Muenchen, Menantang Kutukan Spanyol

Redaktur:

LUIS MURIEL

INDOPOS.CO.ID - Real Madrid, Atletico Madrid, Barcelona, dan lagi-lagi Real Madrid. Itulah daftar klub pematah harapan Bayern Muenchen dalam empat musim terakhir kiprahnya  di Liga Champions.  Apakah musim ini giliran Sevilla ? Undian babak delapan besar di Nyon Swiss bulan lalu membawa Bayern untuk lima musim berturut bersua tim Spanyol di fase knock out Liga Champions. Dini hari nanti, Rabu (4/4) di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Die Roten akan melakoni leg pertama perempat final.

CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge dalam situs resmi klub Senin (2/4) mengatakan, Sevilla bukan lawan enteng. Apalagi di fase 16 besar Liga Champions Los Nervionenses menyingkirkan salah satu kandidat juara Liga Champions musim ini Manchester United dengan agregat 2-1. “Kami akan menjalani dua pertandingan berat di perempat final ini. Idealnya kami akan bermain lebih enteng di kandang pada leg kedua 12 April mendatang jika pada leg pertama kami bisa mencetak gol,” tutur Kalle, sapaan Karl-Heinz Rummmenigge.

Pada semifinal 2015-2016 versus Atletico, semifinal 2014-2015 lawan Barca, dan semifinal 2013-2014 lawan Real, Bayern selalu mengulang kesalahan yang sama. Yakni scoreless di leg pertama kala bermain tandang. 

Musim lalu ketika tersingkir oleh Real di babak perempat final, Bayern yang jadi tuan rumah lebih dahulu malah kalah dengan skor 1-2 di Allianz Arena. Kemudian ketika bertandang ke Santiago Bernabeu dalam waktu normal Bayern menang 2-1. Hanya ketika laga dilanjutkan melalui extra time Real mencetak tiga gol dan menang 4-2.  Ketakutan Bayern kepada tim-tim Spanyol tersebut ditambah rekor buruk raksasa Bavaria itu jika bermain di Semenanjung Iberita yang menjadi markas klub Spanyol pada ajang Liga Champios. Yakni dalam 26 laga tandang, Bayern menang enam kali, seri lima kali, dan 15 kali kalah.

Gelandang Bayern Javi Martinez kepada ESPN Senin (2/4) mengatakan, kalau Bayern tidak 100 persen serius menghadapi Sevilla timnya siap-siap mengalami mimpi buruk lagi.   “Mungkin banyak yang berpikiran Sevilla tidaklah sekuat Barca ataupun Real Madrid. Namun saya berpikir mereka (Sevilla, red.) sama bagusnya dengan Barca ataupun Real Madrid,” kata Martinez.

Pengalamannya selama enam musim berkompetisi di Spanyol (2006-2012) bersama Athletic Bilbao, Martinez berjumpa 11 kali dengan Sevilla. Hasilnya pemain 29 tahun itu menang empat kali, seri sekali, dan kalah enam kali.

Sevilla meski terseok-seok di kancah domestik akan tetapi di ajang Liga Champions musim ini juara lima kali Liga Europa itu belum pernah mengalami kekalahan. Kalau ditambah fase play-off Liga Champions, dari lima kali laga kandang, dua berakhir menang dan tiga kali seri.

Sevilla juga berhasil menunjukkan kekuatannya pada jornada ke-30 pada Minggu (1/4) lalu. Sevilla nyaris mematahkan rekor tak kalah Barca di La Liga musim ini. Sevilla menang 2-0 lebih dahulu sebelum kebobolan dua gol di lima menit terakhir laga oleh Luis Suarez dan Lionel Messi.

Entrenador Sevilla Vincenzo Montella kepada Marca Senin (2/4) mengatakan status 'nyaris menang' atas Barca memberinya koreksi untuk konsentrasi timnya sepanjang pertandingan.   “Pertandingan melawan Barca sebelum kemudian bertanding lawan Bayern menjadi simulasi penting bagi kami. Karena kami menghadapi dua tim besar dalam waktu berdekatan,” ucap Montella.  Pada leg pertama ini, Sevilla kehilangan Ever Banega karena akumulasi kartu kuning. Sementara di kubu Bayern tak satupun pemain absen karena suspensi kartu seperti Banega. (dra)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-champions #bayern-muenchen 

Berita Terkait

Legenda Liverpool Minta Karius Tak Disalahkan

Liga Champions

Cedera Bahu, Peluang Salah Tampil di PD 2018 Terancam

Liga Champions

Setelah 37 Tahun, Tiga Sejarah Dunia Terulang di 2018

Internasional

CR7 Rebut Sepatu Emas Liga Champions 6 Kali

Liga Champions

IKLAN