Sabtu, 18 Agustus 2018 08:08 WIB
pmk

Nasional

Perpres TKA Timbulkan Dampak Negatif

Redaktur:

Foto : Ilustrasi Jawa Pos

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Saleh Daulay mempertanyakan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) No 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pasalnya, peraturan itu cenderung mempermudah masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia. Padahal, banyak tenaga kerja lokal masih butuh lapangan pekerjaan. Saleh memahami Pemerintah butuh tenaga kerja asing untuk menarik investasi dan tenaga ahli ke Indonesia.

Namun, peraturan itu akan menimbulkan dampak negatif lebih besar. “Saya khawatir, justru kemudahan itu berdampak negatif. Termasuk keterbatasan kemampuan pemerintah mengawasi. Bisa saja, orang-orang itu diiringi barang-barang ilegal, termasuk narkoba," tutur Saleh melalui keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (6/4).

Selain itu, menurut dia, tidak ada jaminan tenaga kerja asing mendongkrak investasi dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi angkatan kerja. Padahal, pemerintah juga punya pekerjaan rumah untuk menekan angka pengangguran. Apalagi, jumlah pengangguran masih menjadi persoalan utama. Karena itu, kalau tenaga kerja asing dipermudah masuk, berarti persoalan pengangguran belum terselesaikan. “Yang baik itu investor asing datang dan merekrut pekerja lokal," lanjut politisi PAN itu.

Diketahui, Presiden Jokowi meneken Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Perpres itu diharap mempermudah tenaga kerja asing (TKA) masuk Indonesia berujung pada peningkatan investasi dan perbaikan ekonomi nasional. (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #perpres-tka #tenaga-kerja-asing 

Berita Terkait

Komisi III akan Bahas Persoalan Visa TKA

Nasional

Menaker Diminta Buka Data TKA Tiongkok

Nasional

PAN Ikut Dukung Pansus TKA

Nasional

IKLAN