Rabu, 15 Agustus 2018 07:26 WIB
pmk

Nasional

Dimaafkan, Hukum Jalan Terus

Redaktur: Ali Rahman

MINTA MAAF-Sukmawati Soekarno Putri mencium tangan Ketua MUI KH Maruf Amin usai memberikan keterangan kepada media saat melakukan pertemuan dengan MUI di Jakarta, Kamis (5/4). ISMAIL POHAN/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID – Peserta aksi bela Islam menegaskan Sukmawati harus tetap menjalani proses hukum. Menurut salah satu orator, ucapan maaf tidak boleh menjadi penghambat hukum.

“Sukmawati kami maafkan, tetapi harus tetap menjalani proses hukum. Kalau tidak kami akan demo besar-besaran seperti kasus Ahok. Jadi, kami minta penegak hukum percepat proses hukumnya, segera,” ujarnya.

Di sisi lain, aksi gabungan Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan Bela Islam 64 serta sejumlah ormas di depan kantor Bareskrim, Gedung KKP, Gambir, Jakarta, Jum'at (6/4) menimbulkan kemacetan. Pengalihan arus kendaraan terpaksa dilakukan.

Petugas kepolisian menurunkan anggota ke jalan untuk mengamankan kondisi tersebut. Peralihan jalan dilakukan ke Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. (mar)


TOPIK BERITA TERKAIT: #aksi-64 #sukmawati-soekarno-puteri 

Berita Terkait

IKLAN