Minggu, 16 Desember 2018 02:20 WIB

Liga Inggris

Man City vs Man United, Bungkam Tetangga Berisik

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Manchester City bisa jadi lebih cepat membunuh persaingan dengan klub lain selama histori Premier League? Koleksi trofi pertama Pep Guardiola di Premier League segera datang atau masih harus menunggu lagi beberapa pekan kemudian? Kalau ada yang setuju dan menjawab ya, tentu jawaban itu harus merujuk kepada derby Manchester malam nanti WIB. Derby ke-176 itu menjadi acuan kunci.

Yang jadi soal, lawannya adalah tetangganya sendiri,  Manchester United. Fans klub berjuluk Setan Merah selama ini kerap menyematkan julukan ironis terhadap Manchester City. Mereka selalu menyebut City sebagai tetangga yang berisik.  ''Kami pernah mengganggunya di sana (Etihad). Sekarang, kenapa kami tak bisa mengulanginya?'' sebut attacking midfielder United Jesse Lingard, dikutip Daily Mail, Jumat (6/4).

Kembali ke prospek derby itu. Dua musim terakhir, Antonio Valencia dkk tak pernah kalah juga tak pernah menang di Etihad. Dua kali datang, dua kali imbang. Kalau hasilnya serti lagi, maka akan terjadi hat-trick imbang. Tidak Cuma berhenti di situ. The Citizens juga harus menunda pesta juara. Pesta itu mungkin saja baru datang  di Matchweek ke-32 di Wembley, London, ketika mereka melawat ke Tottenham Hotspur (15/4).

Manchester United maunya pesta itu jangan sam[ai terjadi saat derby Manchester yang sudah berusia 137 tahun. ''Laga ini takkan jauh bedanya dengan laga derby biasanya. Kami tak mau itu (penentu gelar) merusak konsentrasi kami,'' lanjut pemain yang selalu jadi bagian di balik sukses The Red Devils ketika mampu menghindari kekalahan di Etihad itu.

Setali tiga uang, striker Marcus Rashford pun juga ingin mengulang gol debutnya dalam derby Manchester dua musim lalu. ''Saat bertamu lawan klub besar, kemenangan selalu jadi hal yang spesial. Itu yang jadi kekuatan dan motivasi saya melanjutkannya,'' sebut Rashford. Andai menjebol gawang City lagi, maka Rashford akan menjadikan City sebagai klub top six Premier League yang paling sering dia jebol gawangnya sejak debut dua musim lalu.

Musim lalu dengan ultra defensif-nya Mourinho mencuri satu poin di Etihad. Bahkan, di jalanan Manchester dari Old Trafford ke Etihad kemarin WIB, ada bus tingkat yang bertuliskan “Jose Big Red Bus” dengan bagian belakangnya bertulis: Perhentian berikut: Etihad. Itu seperti dilaporkan The Sun.

Nah, akankah taktik itu masih mampu meredam Vincent Kompany dkk yang saat musim ini menjelma sebagai klub paling menakutkan di Premier League? Berkaca dari Liverpool yang mampu menghajar City 3-0 pada leg 1 perempat final Liga Champions (5/4), defense terbaik di depan City adalah dengan garis pertahanan tinggi.

Bukan garis defense rendah seperti kebiasaan Mourinho di depan big six Premier League musim ini. ''United akan membuktikannya, dan akan mencuri satu angka dari kami,'' sebut Kyle Walker, bek kanan City, dalam wawancaranya di situs resmi klub. ''Jadi kami harus pertahankan apa yang kami lakukan sepanjang musim. Jika kami bermain dengan level terbaik, maka takkan banyak klub yang mampu menghadapi kami,'' tambah fullback Inggris termahal itu.

Kompany, kepada Manchester Evening News, menganggap derby ini jadi pelampiasan di saat setelah mereka hancur di Anfield. ''Logikanya, kami memenanginya (Premier League), dan kami bisa fokus penuh dengan peluang kami di Eropa. Kali ini, Premier League prioritas kami,'' tutur Vinnie.

Tapi, sekalipun mengalahkan United dan memenangi Premier League malam nanti WIB, City masih harus menunggu sampai laga kandang terakhirnya di Premier League. Dilansir City AM, City baru mengangkat trofi juara Premier League-nya ketika melawan Brighton and Hove Albion, 10 Mei mendatang.  (ren)


TOPIK BERITA TERKAIT: #manchester-city #manchester-united #liga-inggris 

Berita Terkait

Liverpool Belum Tersentuh

Liga Inggris

Liverpool Belum Tersentuh

Liga Inggris

Pep Pecahkan Rekor 125 Tahun

Indosport

Mou Bungkam, Pemain Resah

Indosport

Mimpi Pembunuh Juara

Indosport

Mimpi Pembunuh Juara

Indosport

IKLAN