KAHMI-FORHATI: Lindungi Hak Ekonomi Rakyat

INDOPOS.CO.ID – Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI Wati (FORHATI)  menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Diradja Mampang Jakarta Selatan, Sabtu (7/4).

Sebanyak 120 pengurus baik MN KAHMI maupun FORHATI nampak mengikuti pembahasan dengan santai dan serius.

Baca Juga :

FORHATI Ajak Peduli Kaum Dhuafa

Rakernas sendiri dipimpin oleh Sekjen MN KAHMI Manimbang Kahariady dengan didampingi Koordinator MN KAHMI Siti Zuhro, Viva Yoga, Ahmad Riza Patria, Hamdan Zoelva, Sigit Pamungkas serta Koordinator Forhati Hanifah Husein Baldan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr.  R. Siti Zuhro mengajak seluruh fungsionaris, anggota KAHMI serta seluruh elemen bangsa untuk bahu membahu turun tangan dengan gerakan cinta NKRI.

Baca Juga :

FORHATI Sangat Prihatin dengan LGBT

Menurut perempuan yang karib disapa Wiwiek ini, gerakan tersebut bisa dimulai dengan Say no to corruption. “Korupsi merampas hak-hak dasar hidup rakyat hak ekonomi, hak pendidikan, kesehatan, pekerjaan, pangan dan papan,” tegas dia.

Kemudian yang tak kalah penting, kata Wiwiek,  adalah hak ekonomi rakyat harus dilindungi dengan menciptakan lapangan kerja untuk rakyat dan memprioritaskan tenaga kerja dalam negeri.

“Ciptakan kemandirian ekonomi dengan melindungi hak-hak ekonomi petani, nelayan dan usaha kecil serta ciptakan kemandirian ekonomi dengan mengembangkan industri yang berbasis pada produk-produk ekonomi rakyat,” papar peneliti LIPI ini.

Lebih jauh lagi, dalam menjaga persatuan, dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneguhkan kebhinekaan dengan menghormati budaya, kepercayaan dan keyakinan masing-masing.

 “Jaga kedamaian dengan menghormati hukum dan menegakkan keadilan,” tutupnya. (jaa)

Komentar telah ditutup.