Rabu, 26 September 2018 10:07 WIB
pmk

Indobisnis

Pengamat : Perbankan Harus Berkolaborasi dengan Fintech

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

INDOPOS.CO.ID- Industri jasa keuangan berbasis financial technology atau fintech berkembang pesat di Indonesia. Bahkan perkembangannya dianggap menjadi ancaman bagi perbankan.

Lalu bagaimana seharusnya langkah perbankan menghadapi gempuran fintech?

Menanggapi hal tersebut, Bhima Yudistira Adhinegara, Pengamat Ekonomi INDEF, menyampaikan, pesatnya perkembangan fintech di Tanah Air tidak bisa dibendung. Bahkan kehadirannya (fintech) salah satunya menggantikan peranan perbankan.

"Sebenarnya kehadiran fintech bukan ancaman bahkan akan membantu industri perbankan jika mereka (fintech & perbankan) berkolaborasi,"katanya dalam acara diskusi yang digelar lantaibursa.id dengan PT Bank Negara indonesia Tbk (BNI) bertajuk 'Wajah Baru & Tantangan Perbankan di Zaman Now, di Gedung BNI, Jakarta, Jumat (06/04).

Bhima mengungkapkan, ada tiga strategi yang bisa dilakukan perbankan untuk menghadapi gempuran fintech. Seperti bisa dengan cara inkubasi, akuisisi dan kolaborasi.

"Kalau akuisisi bisa, cuma mahal kan. Paling murah yah kolaborasi. Dengan begitu mereka kan bisa jalan sendiri -sendiri tapi bisa tetap bekerjasama,"tegas Bhima. (far)


TOPIK BERITA TERKAIT: #fintech #perbankan 

Berita Terkait

Kemenko Perekonomian Siap Bantu Fintech

Nasional

Fintech Lending Bantu Salurkan Kredit Usaha Mikro

Indobisnis

OJK Belum Beri Fintech Kepastian Izin Penuh

Ekonomi

Fintech Masih Kesulitan Kerjasama dengan Perbankan

Indobisnis

Regulasi Fintech Jangan Terlalu Ketat

Ekonomi

IKLAN