Jumat, 20 Juli 2018 08:25 WIB
BJB JULI V 2

makanmakan

200 Ragam Menu Nusantara di Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF)

Redaktur:

SELERA NUSANTARA – Beragam menu makanan dari nasional hingga western mewarnai Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) di Summarecon Kelapa Gading Jakarta Utara. Foto : Iwan Tri Whayudi/ indopos

INDOPOS.CO.ID - Setelah sukses menyelenggarakan Kompetisi Mie warisan nusantara tahun lalu yang memberikan kesempatan kepada pemenang utama membuka usaha di  Summarecon Kelapa Gading. Jakarta Fashion & food festival (JFFF) kembali berkumandang.

Kali ini, JFF Mengusung tema Kampoeng Tempo doeloe atau biasa disebut KTD. JFFF menghadirkan 200 Ragam Menu Nusantara, Soto dintaranya. Kuliner ini dijadikan sebuah kompetisi untuk menarik pengunjung untuk merasakan sensasi kuliner berkuah.

” Tahun ini, rangkaian acara JFFF didominasi oleh pelaku UKM yang menyajikan produk lokal berkualitas,” ujar Chairman JFFF, Soegianto nagaria saat opening ceremony Wine & Cheese Expo 2018 di Multi Purpose Hall, La Piazza-Summarecon Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Penilaian dilakukan mulai bulan November-Desember 2017 oleh dewan penilai yang kompeten seperti Chef Bara Pattiradjawane, Aletta Sumampouw, GM yukmakan.com dan panitia JFFF yang berpengalaman mengkurasi peserta foodfest.

” Program ini bertujuan untuk memberikan sarana bagi para pelaku UKM untuk meningkatkan perekonomian,” ujarnya.

Beberapa daerah yang dikunjungi adalah, Yogyakarta, Solo, Medan, Semarang, Surabaya, Kudus, Makasar, dan Jakarta. Dari total 60 menu yang dikurasi, akhirnya  terplih 10 soto istimewa yang dilombakan di event Kampoeng tempo doeloe untuk memperebutkan total 60 juta rupiah yang akan diumumkan di akhir acara berdasarkan penjualan terbanyak.

Sepuluh soto nusantara  tersebut adalah Coto Makasar H. Hasan Dg. Tayang, Pallubasa Onta Makasar, Soto Betawi H. Mamat, Soto Kadipiro Yogyakarta, Soto Kesawan Medan, Soto Madura H. Ngatidjo, Soto Padang H. Sutan Mangkuto, Soto Jakarta H. Yus, Soto Trisakti Solo dan Tauto Pekalongan-Bumbu Pekalongan.

“Kehadiran JFFF ini telah menjadi sebuah program yang konsisten untuk terus melestarikan serta mengembangkan nilai budaya dan kekuatan perekonomian Indonesia. Terutama melalui industry mode dan kuliner yang berbasis budaya” Kata Soegianto.

Kegiatan tahunan hasil kerjasama Summarecon dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta melalui Dinas pariwisata dan kebudayaan provinsi DKI Jakarta yang diselenggarakan untuk ke-15 kalinya dari tanggal 5 April-6 Mei 2018 diwarnai Fashion festival, Fashion village, Kampoeng tempo doeloe, dan Wine & Cheese Expo.

Kampoeng Tempo doeloe atau biasa disebut KTD mengangkat Soto nusantara yang sekaligus mendukung program Bekraf untuk mempromosikan soto sebagai “A spoon full of Indonesia Warmth” ke dunia.

KTD menampilkan 200 ragam menu nusantara dengan mengangkat tema Tropical garden, dimana KTD didekorasi menyerupai nuansa sebuah taman tropis yang penuh dengan beragam tumbuhan dan bunga-bunga cantik. (itw)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakanmakan 

Berita Terkait

Bikin Nagih dengan Jus Semangka Harris Cafee

makanmakan

Legitnya Pisang Aroma Harris Cafe

makanmakan

Sensasi Sup Buntut Harris Cafe di Tengah Ibukota

makanmakan

Nuansa Merah Putih Tersaji di Moctail Pejuang

makanmakan

Kuliner Nusantara di Hotel Berbintang

makanmakan

Yuk Coba Menu Unik Lamb Chop Tanduri

makanmakan

IKLAN