Rabu, 18 Juli 2018 02:22 WIB
bjb juli

Ekonomi

Polisi Atensi Kejahatan Cyber

Redaktur: Novita Amelilawaty

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Kejahatan di bidang perbankan bukal hal baru di Indonesia. Itu disampaikan Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Selasa (10/4) pada acara diskusi di Jakarta.

Disebutkan, pihaknya telah menangani kasus kriminal di bidang perbankan semenjak 2004. Namun, pada 2014 mulai mencuat dan dikenal di seluruh kalangan, karena masyarakat mulai konsentrasi terhadap kasus tersebut.

Mereduksi tindak kejahatan di bidang perbankan kepolisian sendiri telah membentuk struktur baru di bidang cyber crime. "Karena kejahatannya di bidang cyber, maka kami merekrut para ahli di bidang IT," ucapnya.

Namun, disesalkannya, para ahli yang mulai memasuki institusi tersebut, beberapa di antaranya punya mental lemah. Sehingga informasi mudah bocor. "Jadi memang tidak gampang. Bahkan beberapa personel terpaksa diberhentikan. Karena menjadi duri dalam daging," paparnya. 

Yang menjadi konsentrasi saat ini adalah memberikan pendidikan polisi muda. Diklaim beberapa polisi muda disekolahkan hingga ke Jerman, Jepang, dan Tiongkok demi bisa selangkah dari penjahat siber. 

"Mengatasi persoalan kejahatan di bidang siber tidak bisa dilakukan sendiri. Polisi memerlukan kerjasama dengan pihak bank dan dukungan dari masyarakat," pungkasnya. (asp)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kejahatan-cyber 

Berita Terkait

IKLAN