Jumat, 20 Juli 2018 07:54 WIB
BJB JULI V 2

Ekonomi

BRI Pasti Ganti Kerugian Nasabah

Redaktur: Novita Amelilawaty

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Eksekutif Vice President BRI Argabudhy Sasrawiguna menggaransi bakal mengganti kerugian nasabahnya akibat kejahatan skimming perbankan. Ya, dibobolnya sistem keamanan Bank BRI awal tahun lalu membuat banyak nasabah harus kehilangan uang mereka.

Namun demikian, diklaim BRI terus berusaha melakukan perbaikan pelayanan serta keamanan. "Perkembangan zaman, membuat pelaku makin pintar. Dulu gendam (hipnotis), sekarang dipasang alat di ATM sehingga data nasabah mudah diketahui," ucap Argabudhi M dalam diskusi di Jalan Kapten Tandean, Jakarta, Selasa (10/4).

Disebutkan, pihaknya telah melakukan upgrade anti skimming. Melalui kerja sama dengan pihak terkait, mulai polisi, sesama bank, dan IT. "Kami juga perlu dukungan dari nasabah agar memproteksi diri dari skimming. Dengan lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi dan keamanan PIN," harapnya.

Diimbau agar nasabah tidak memasang PIN sama dengan media sosial lainnya. Seperti email, Facebook, Twitter dan sebagianya. "Selain itu, kalau lagi di ATM usahakan tangan kiri dan kanan mesra. Menutupi jari agar tidak mudah diketahui ketika memasukan PIN saat bertransaksi," sambungnya.

BRI sendiri sudah dilengkapi fitur disable kartu. Sehingga saat fitur diaktofkan, kartu ATM tidak akan bisa digunakan buat belanja online, beli pulsa dan lain sebaginya. Selain itu, fiturnya juga bisa disable terhadap penarikan dari luar negeri. "Kami selalu menyayangi nasabah. Jadi keamanan terus ditingkatkan demi kenyamanan," tutupnya. (asp)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bri 

Berita Terkait

BRI Perkuat Sinergi dengan Pos Indonesia

Indobisnis

Gelar RUPST, BRI Setujui Bagikan Dividen

Indobisnis

Judo Terima Kucuran Dana Pembinaan Rp 6 M dari BRI

Total Sport

IKLAN