Selasa, 17 Juli 2018 11:01 WIB
bjb juli

Jakarta Raya

Pemilik Pabrik Kertas Terjerat Kasus Narkoba

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya resmi menetapkan tersangka sekaligus menahan pemilik pabrik kertas Gunarko Papan alias GUN, 55, dalam kasus narkoba. 

Meski sebelumnya GUN dengan angkuh mengatakan kepada polisi yang hendak menangkapnya bawah dirinya tak bisa ditangkap apalagi ditahan. 

"Yang bersangkutan resmi ditahan sebagai tersangka sejak Senin malam (9/4). Saat ini terhadap yang bersangkutan masih terus menjalani pemeriksaan untuk pengembangan penyidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono,  Selasa (10/4).

Terkait sesumbar itu menurut GUN sudah diakuinya, namun GUN berdalih sesumbar itu dilontarkannya lantaran kesal terhadap tim reserse yang hendak menangkapnya.

”Dia sempat bilang ’saya gak bisa ditangkap’, katanya dia kenal anggota polisi. Itu dikatakan yang bersangkutan ketika hendak ditangkap. Tapi tetap kami lakukan penangkapan dan penahanan,” lontar Argo.

Dijelaskan Argo, pengusaha pabrik kertas itu ditangkap di kamar 622 di Sunlike Hotel Jalan Danau Permai Raya Blok C1 Sunter Agung Tanjung Priuk Jakarta Utara pada Sabtu siang (7/4) lalu. Ketika Polisi menangkap, GUN sedang asyik menghisap sabu bersama teman wanita berinisial IL.

Dalam penangkapan itu polisi menyita 4,84 gram sabu yang berada di saku celana kiri GUN dan tas warna merah miliknya, disita pula alat hisap sabu atau bonk, serta satu butir pil ekstasi warna merah, serta ponsel milik GUN dan IL. Saat dilakukan test urine, ternyata hasilnya urine GUN maupun IL positif mengandung zat narkoba.

Begitu ditangkap, GUN dan IL langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya. Kepada penyidik  GUN mengaku sudah dua tahun terakhir ini mengonsumsi sabu. GUN mengaku kalau sabu itu dibelinya dari seorang pria berinisial JJ di kawasan Bantar Gebang Bekasi. 

”Alasan bersangkutan mengonsumsi sabu untuk meningkatkan stamina. Saat ini masih dilakukan pengejaran terhadap JJ,”  ujar Argo.  

GUN maupun teman wanitanya dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #narkoba #pabrik-kertas 

Berita Terkait

Tiga Tahun, 500 Pengguna dan Bandar Narkoba Dibekuk

Megapolitan

Fachri Albar Divonis Tujuh Bulan Rehabilitasi

Indotainment

Waspadai Diskotek Sarang Narkoba

Jakarta Raya

Reza Bukan Tersandung Sabu-Sabu

Indotainment

IKLAN