Minggu, 23 September 2018 04:24 WIB
pmk

Lifestyle

Unik, Melukis dengan Kosmetik

Redaktur:

KREATIVITAS-Karya lukis para beauty enthusiast yang dipamerkan dalam ”Beauty on Canvas” di Plaza Indonesia, Selasa (10/4). Foto: Joesvicar Iqbal/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Apa jadinya ya jika lipstik, skincare, dan eyeleiner menjadi alat lukis? Ide kreatif dan antimainstream ini dilakukan para beauty enthusiast.

Mereka menggunakan perlengkapan makeup sebagai alat lukis. Mereka menuangkan kreasi dan curhat mereka di atas kanvas.

Ya, karya unik mereka bisa dilihat dalam ”Beauty on Canvas Exhibition” di atrium lantai empat Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. "Banyak perempuan yang masih kurang percaya diri dan minder. Persoalan ini sering dialami kaum hawa. Makanya, kami jadikan ide lukis,” jelas Ucita Pohan, panitia sekaligus peserta pameran, Selasa (10/4).

Lalu, hubungannya dengan makeup apa? ”Perasaan minder itu juga dialami saat kita pertama kali menggunakan makeup. Seringkali kita nggak pede, apakah riasan saya bagus, dan sebagainya. Jadi, kami ingin membangkitkan percaya diri perempuan untuk jangan ragu menggunakan makeup sesuai jati diri mereka,” paparnya tentang alasan memilih aneka kosmetik sebagai media lukis.

Ada 12 beauty blogger dan beauty market yang ikut dalam pameran ini. Proses lukis dengan perlengkapan makeup ini bervariasi. Ada yang diselesaikan dalam 1-2 minggu saja, dan ada juga yang sampai sebulan.

”Karena kami kan bukan seniman ya. Tapi ini adalah usaha kami untuk memberikan inspirasi kepada perempuan lainnya. Kami melukis dengan karakter masing-masing,” imbuh Uci-sapaan akrabnya.

Di lukisan yang dia buat, Uci melukis seorang wanita dengan mata terpejam. Pesan yang ingin disampaikan dengan penggunaan eyeshadow, lipstik, dan bulu mata itu adalah, agar kita bisa merasakan hal yang kasat mata.

"Misalnya, harapan, kebahagiaan, dan kebanggaan. Ketika kita memiliki ketiganya itu, bisa membuat kecantikan kita sebagai wanita terpancar,” ulasnya.

Beauty Enthusiast lainnya, Putricaya terinspirasi dari ilustrasi Koyamori. Melalui lukisannya dia membawa pesan agar stigma kuno bahwa hanya wanita cantik yang berhak bahagia bisa hilang.

”Semua wanita berhak merasa cantik dan bahagia. Dulu juga ada stigma bahwa perempuan yang suka dandan itu bodoh. Sekarang, hampir semua wanita dandan,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Marketing and Leasing Level 4-6 Plaza Indonesia Astri Abyanti Permatasuri melalui kegiatan itu, pihaknya ingin menunjukkan dukungan kepada brand lokal. Menurutnya, brand lokal kosmetik kini mulai diterima pasar. Industri makeup semakin ramai dengan hadirnya banyak beauty influencer, vlogger dan bahkan beautypreneur. (ibl) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #wanita 

Berita Terkait

IKLAN