Senin, 19 November 2018 06:20 WIB
pmk

Hukum

Zulhas Prihatin Kasus Bank Century Kembali Diproses

Redaktur: Redjo Prahananda

Zulkifli Hasan

INDOPOS.CO.ID - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan mengaku kaget kasus skandal korupsi Bank Century ingin dibuka kembali setelah adanya putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dirinya mengira kasus itu sudah selesai. "Tentu saya prihatin membaca itu (putusan PN Jaksel), kan waktu itu saya jadi menteri wapresnya Pak Boediono. Saya kira udah selesai waktu itu ternyata muncul lagi," ucap Zulkifli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4).

Namun demikian, ketua MPR RI ini menyerahkan kasus itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjutinya.

"Ini biarlah bagian dari KPK untuk melakukan tindak lanjut dari apa yang sudah diputuskan," tukasnya.

Diketahui, sebelumnya Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan untuk mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terkait kasus Century yang merugikan uang negara Rp 6,7 triliun.

Dalam sidang yang dipimpin oleh hakim tunggal Effendi Mukhtar memutuskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melanjutkan penyidikan kasus skandal Bank Century dan meminta KPK untuk menetapkan tersangka terhadap mantan Wakil Presiden, Boediono.

PN Jaksel dalam putusan nomor 24 pid.pra 2018 menolak seluruh eksepsi termohon, dan dalam pokok perkara mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk sebagian.

Dalam amar putusannya, hakim tunggal Effendi Mukhtar menyebutkan bahwa kasus tersebut dapat ditangani oleh penegak hukum lain yakni kepolisian dan kejaksaan.

"Atau melimpahkannya kepada kepolisian dan atau kejaksaan untuk dilanjutkan dengan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat," bunyi petikan putusan Hakim Effendi Mukhtar. (dil) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kasus-bank-century 

Berita Terkait

Irit Bicara, Boediono Serahkan ke KPK

Headline

Kasus Century, KPK Panggil Boediono

Headline

Miranda Gultom Jelaskan kasus Bank Century

Hukum

IKLAN