Kamis, 15 November 2018 10:00 WIB
pmk

Hukum

Novel Sebut Oknum Polri Terlibat Dalam Perkara Air Keras

Redaktur: Redjo Prahananda

Novel Baswedan didampingi oleh salah satu unsur pimpinan KPK, Saut Situmorang memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Pusat, Rabu (11/4) Foto : Emanuel Liu/Indopos

INDOPOS.CO.ID - Hari ini genap satu tahun kasus penyerangan yang dialami oleh penyidik senior KPK Novel Baswedan. Namun hingga saat ini kasus tersebut belum terungkap, siapa pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut.

Novel menduga dalam kasus tersebut ada oknum polri yang terlibat, sehingga kasus itu terkesan dibiarkan tanpa ada penangan yang serius dari para penegak hukum yang ada.

“ Saya yakin ini terkait dengan orang-orang yang memiliki kekuasaan dan dugaan saya ada oknum polri yang terlibat dalam kasus yang menyerang diri saya setahun yang lalu,” tegasnya usai mendatangi Gedung Merah Putih, Kuningan Jakarta Pusat, Rabu (11/4).

Dirinya juga mengatakan bahwa hal itu telah diperkirakan sebelumnya, dimana kasus tersebut tidak akan terungkap. Apakah karena faktor kesengajaan atau tidak, ia belum dapat memastikannya.

“ Saya pribadi sangat kecewa karena proses pengungkapan yang hingga saat ini belum terungkap dan belum menemukan titik terang, karena memang belum mau diungkap,” jelasnya lagi.

Dengan tegas ia mengatakan bahwa pihaknya bekerja bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kepentingan negara dalam hal pemberantasan korupsi di negara ini.

“ Saya yakin pimpinan KPK yang lain pernah mengalami ancaman yang sama, walaupun saya belum mendapatkan informasi seperti itu,” jelasnya lagi. Dengan demikian tim pencari fakta bisa melihat apakan betul ucapannya, bahwa ada banyak fakta yang tidak terungkap dan masih tertutup.

“ Tim gabungan bukan untuk mencari bukti, tetapi mencari fakta sehingga menjadi suatu informasi yang dapat disampaikan kepada presiden dan juga kapolri, agar dapat diungkap dengan serius dan benar,” tegasnya.(nue)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kasus-novel 

Berita Terkait

TGPF Bukan Domain Polri

Hukum

Kuasa Hukum Ungkap Temuan Kasus Novel

Hukum

IKLAN