Kamis, 19 Juli 2018 04:25 WIB
BJB JULI V 2

Politik

Menang di PTUN, PKPI Peserta Pemilu 2019

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Jawa Pos

INDOPOS.CO.ID - Menang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) resmi menjadi peserta Pemilu 2019.  Ketua Umum PKPI Hendropriyono, Rabu (11/4) di PTUN Jakarta bersyukur atas putusan tersebut.

Dia mengaku puas atas putusan pengadilan pasca pasca putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Bawaslu menolak permohonan PKPI sebagai peserta Pemilu 2019.

“Akhirnya, kami bisa mendapatkan keadilan di lembaga peradilan terhormat. Keputusan ini menjadi tantangan kami ke depan,” ujar dia.

Dia  optimistis, putusan tersebut  bisa menjalankan amanah baru itu dengan baik. Hendropriyono menilai partai tersebut telah berjuang dan berusaha sebersih mungkin, tanpa sogok menyogok.

“Kami tidak ingin itu terjadi, harus percaya kepada diri sendiri, keadilan itu  tercapai untuk satu partai bersih, jujur dan berjalan apa adanya. Tuhan selalu mendengar, kami akan terus bergerak menang, setelah ini saya minta partai agar konsolidasi penuh untuk maju lebih sempurna,” harap dia. 

Selain itu Hendropriyono mengungkapkan atas nama seluruh jajaran PKPI dan keluarga besar mengucapkan terima kasih kepada majelis hakim.

“Mereka telah bekerja keras dan memberikan keadilan atas nama Allah SWT.”

Terdapat lima pokok perkara dalam putusan yang dibacakan oleh ketua Majelis Hakim, Nasrifal setelah menyatakan eksepsi tergugat tentang dalil-dalil gugatan penggugat tidak jelas dan garing atau kabur, dan Obcrulibel. 

Dalam pokok perkara tersebut diantaranya, mengabulkan gugatan penggugat untuk keseluruhan, kemudian menyatakan batal Surat Keputusan KPU RI Nomor 58/PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi, dan Dewan Perwakila Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Tahun 2019. 

Selanjutnya memerintahkan tergugat untuk mencabut surat keputusan, serta memerintahkan tergugat untuk menerbitkan surat keputusan tentang penetapan penggugat PKPI sebagai partai politik peserta pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi, dan Dewan Perwakila Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Tahun 2019. 

Terakhir menghukum tergugat untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini sejumlah Rp. 1 juta 186 ribu. (mar)

 
 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pkpi-peserta-pemilu-2019 

Berita Terkait

IKLAN