Selasa, 24 Juli 2018 12:06 WIB
BJB JULI V 2

Ekonomi

Dorong KSM Kembangkan Usaha Produktif di Lampung Tengah

Redaktur:

USAHA RAKYAT: Pendampingan di Dusun Jaya Sakti, Kabupaten Lampung Tengah. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Usaha JAPFA mengembangkan Desa Dampingan di Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah berlanjut dengan mendorong Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di tiga Dusun untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif berbasis kelompok. Melalui pendampingan selama kurang dari 3 bulan, JAPFA berhasil mendorong terbentuknya KSM di sekitar lokasi usaha penggemukan sapi milik anak usahanya, PT Santosa Agrindo.

“Setelah kurang dari tiga bulan didampingi, kini di setiap kelompok sudah mulai dengan kegiatan simpan pinjam. Dari kegiatan tersebut setidaknya setiap kelompok sudah memiliki modal awal untuk melakukan kegiatan usaha meskipun belum bisa besar,” terang Ketua KSM Liwaul Hamdi, di Dusun Jaya Sakti. “Selanjutnya kami ingin punya ‘mainan’ biar tidak hanya kumpul-kumpul saja. Saat ini kami sedang merumuskan beberapa kegiatan usaha bersama di kelompok,” imbuhnya.

Liwaul menjelaskan, kegiatan usaha tersebut akan dilaksanakan berbasis kelompok sehingga keuntungan dapat dirasakan bersama-sama oleh anggota kelompok. Keuntungan lainnya dengan usaha bersama permasalahan permodalan dapat ditanggung bersama-sama oleh anggota kelompok.

“Modal usaha didapat dari kelompok dan pemilihan jenis usaha dirembuk bersama-sama di dalam kelompok dan harapannya nantinya bisa didapatkan keuntungan yang dapat dinikmati bersama,” jelas Liwaul. ”Kami tidak mau menganggap usaha kelompok sebagai usaha sampingan karena nanti kesannya dikesampingkan. Kami menganggap usaha ini sebagai usaha tambahan sehingga bisa menambah pendapatan kami dari kegiatan sehari-hari sebagai petani dan peternak,” tambahnya.

Pengembangan kegiatan ekonomi produktif berbasis kelompok tersebut dilakukan oleh JAPFA sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk turut serta menjawab permasalahan sosial ekonomi di sekitar lokasi usahanya. Secara khusus di Kec. Anak Tuha merupakan lokasi kegiatan usaha penggemukan sapi milik PT Santosa Agrindo (SANTORI), Anak usaha JAPFA yang bergerak di bidang penggemukan sapi potong. 

”Pilihan untuk mengembangkan kelompok ekonomi produktif berbasis kelompok merupakan strategi perusahaan dalam mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat di sekitar lokasi usaha JAPFA.” ujar, Head of Social Investment JAPFA R. Artsanti Alif.  ”Ke depan kami mendorong kelompok untuk  dapat mengembangkan usaha yang nantinya dapat terintegrasi dengan kegiatan bisnis perusahaan,” imbuhnya.

Menurut Artsanti, pada tahap awal upaya yang dilakukannya berorientasi untuk menguatkan kelompok dan melatih kelompok untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Tahap  awal ini menurutnya sangat krusial untuk menentukan keberlangsungan kelompok nantinya.

”Pelembagaan dalam arti menguatkan kapasitas kelompok untuk berorganisasi dan mengembangkan usaha menjadi sasaran utama. Barulah setelahnya nanti akan dilembagakan dalam bentuk koperasi.” ujar Artsanti. ”Kami berharap strategi ini akan memberikan dampak nyata kepada masyarakat dengan terbentuknya kelompok usaha yang kuat daripada membentuk kelembagaan koperasi di awal tetapi tidak memiliki fondasi dalam berkelompok,” jelasnya.

Menurut Artsanti, pendekatan tersebut senada dengan strategi JAPFA  beserta anak usahanya untuk mengembangkan strategi social investment. Strategi ini mengharapkan adanya keberlanjutan inisiatif yang didorong perusahaan pasca berakhirnya program. (wsa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #japfa 

Berita Terkait

IKLAN