Jumat, 16 November 2018 10:41 WIB
pmk

utama

Telkomsel: Registrasi Diteruskan ke Dukcapil

Redaktur:

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Telkomsel menegaskan selalu mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku terkait pelaksanaan registrasi prabayar.

"Dalam pelaksanaan registrasi prabayar, Telkomsel selalu mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku," kata Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati kepada INDOPOS, Rabu (11/4).

Oleh karena itu, ia membantah adanya tudingan bahwa registrasi nomor ponsel secara massal dengan menggunakan satu nomor induk kependudukan (NIK) dilakukan oleh pihak operator. Menurutnya, registrasi prabayar yang dilakukan pihaknya selama ini bertujuan untuk menyehatkan industri dalam jangka panjang serta memberikan perlindungan kepada pelanggan.

"Telkomsel meyakini, registrasi prabayar akan menyehatkan industri dalam jangka panjang serta memberikan perlindungan kepada pelanggan," jelas Adita.

Untuk itu, ia pun tidak bisa memastikan bahwa registrasi nomor ponsel secara massal operator dengan menggunakan satu NIK berkaitan dengan kepentingan tertentu, semisal politik dan lain sebagainya. Namun ia mengakui pada dasarnya sistem di Telkomsel tidak dapat mendeteksi adanya satu nomor identitas yang digunakan untuk registrasi ratusan ribu nomor simcard. "Karena semua registrasi langsung diteruskan ke Dukcapil," ujarnya.

Dikatakan, setelah mendapatkan feedback dari Dukcapil,  setiap nomor perdana  yang  terbukti melakukan penyalahgunaan identitas  saat di registrasi, langsung dilakukan pemblokiran.

Seperti diketahui, tudingan bahwa registrasi prabayar secara massal oleh operator dengan menggunakan 1 NIK terkait masa transisi kebijakan registrasi nomor prabayar di November 2017.

Tudingan bahwa registrasi massal dan tidak wajar itu terjadi di operator itu, disampaikan oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh.

Ini lantaran pendaftaran secara massal itu dilakukan dari gerai-gerai resmi milik operator. Selain itu, registrasi jutaan nomor dengan satu NIK itu tidak mungkin dilakukan sendiri oleh penduduk.

Namun untuk memastikan hal itu, masih diperlukan pendalaman termasuk koordinasi aklntara Dukcapil dengan pihak operator seluler. Lebih jauh, informasi identitas di KTP itu bukan informasi rahasia. Tetapi tidak boleh disalahgunakan penggunaannya. (ydh)


TOPIK BERITA TERKAIT: #registrasi-kartu-sim #kemenkominfo #telkomsel 

Berita Terkait

IKLAN