Kamis, 15 November 2018 10:07 WIB
pmk

Jakarta Raya

Setelah Alexis, Izin Sense Karaoke Terancam Dicabut

Redaktur: Ali Rahman

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Nasuha/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Setelah 36 orang diamankan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan barang bukti narkotika, di Sense Karaoke. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam akan menutup tempat hiburan tersebut.

"Saya tidak main-main terhadap semua pelanggaran terhadap Pergub 18 Tahun 2018 Tentang Penyelenggara Usaha Pariwisata," ujar Anies di Jakarta, Kamis (12/4).

Menurut Anies, sanksi penutupan terhadap tempat hiburan bisa dilakukan setelah ada peraturan daerah. Ia menilai, Pergub Nomor 18 Tahun 2018 cukup efektif membentuk perilaku.

Ia tidak membayangkan, apabila setiap pelanggaran yang muncul belum ada regulasi yang mengaturnya. "Setiap pelanggaran akan kami berikan surat peringatan 1,2 dan peringatan 3. Penutupan akan kami lakukan apabila sudah terjadi pelanggaran berulang-ulang," terangnya.

Hari ini, lanjut Anies pihaknya akan langsung melaksanakan proses, apabila semua bukti lengkap dan terpenuhi. Maka proses pencabutan tanda daftar usaha pariwisata (TDUP). "Jadi peraturan dibuat pemerintah untuk ditegakkan, bukan hanya pemberitahuan," katanya. (nas)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #sense-karaoke #anies-baswedan 

Berita Terkait

Soal Wagub, Anies Sebut Tak Perlu Dimediasi

Nasional

Calon Wagub DKI Harus Mau Kerja Keras

Jakarta Raya

Warga Cipinang Melayu Minta Dibuatkan Tanggul

Jakarta Raya

Massa GPII Geruduk Kantor Anies

Headline

Penerapan ERP, Transportasi Massal Harus Terpenuhi

Jakarta Raya

IKLAN