Kamis, 19 Juli 2018 04:28 WIB
BJB JULI V 2

Hukum

KPK Resmi Menahan Bupati Bandung Barat

Redaktur: Redjo Prahananda

Bupati Bandung Barat Abu Bakar saat keluar dari ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/4). Foto: Emanuel Liu/Indopos

INDOPOS.CO.ID - Bupati Bandung Barat Abu Bakar akhirnya resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (12/4).

Lembaga Anti Rasuah tersebut menahan Abu Bakar karena diduga melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Kabupaten Bandung Barat bersama sejumlah pimpinan SKPD. 

Termasuk bersama WLW (Weti Lembanawati) selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat, ADY (Adiyoto) selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Barat dan juga AHI (Asep Hikayat), Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bandung Barat sebagai pemberi.

Usai menjalani pemeriksaan sejak, Rabu (11/4) malam Abu Bakar akhirnya keluar dengan menggunakan rompi orange. Dia menggunakan tongkat saat keluar menuju mobil tahanan.
"Sebagai warga negara maka saya akan mengikuti setiap proses hukum," kata Abu Bakar.

Terkait dengan kasus tersebut, KPK telah berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti total uang senilai Rp 435 juta dari permintaan Bupati Bandung Barat dua periode tersebut, kepada masing-masing SKPD.

"Guna kepentingan pencalonan istrinya ES (Elis Suharlian) sebagai calon Bupati Bandung Barat periode 2018-2023," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (nue)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ott-bupati-bandung-barat #kpk 

Berita Terkait

IKLAN