Kamis, 19 Juli 2018 04:21 WIB
BJB JULI V 2

Politik

Ingin Menang, Penantang Jokowi Harus Kepala Daerah dan Ekonom

Redaktur: Redjo Prahananda

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Mazdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) Dinilai sosok Capres/cawapres Potensial Miliki Basis Massa dan Religius

INDOPOS.CO.ID - Meski memiliki massa, namun sosok Prabowo dinilai sejumlah pengamat politik bukanlah sosok yang mampu mengalahkan Joko Widodo di pemilu presiden 2019.

Pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio misalnya. Dia menilai Gerindra-PKS harus bisa mengusung sosok baru yang pastinya juga memiliki basis massa.

"Yakni ambil sosok dari yang menjabat sebagai kepala daerah yang pastinya memiliki massa riil," kata Hendri, kepada INDOPOS, Minggu (15/4).

Ia menilai seorang kepala daerah dipastikan telah memiliki massa yang solid. "Terlebih jika kepala daerah tersebut terbukti memajukan daerahnya dan bisa terpilih untuk dua periode. Sama seperti Jokowi yang dimulai berhasil memajukan Kota Solo," kata Hendri, kepada INDOPOS, Minggu (15/4).

Namun tak selesai sampai di situ, dirinya pun mengaku sosok kepala daerah tersebut bisa mewakili suara mayoritas umat Islam yang menjadi pemilih terbesar di neger ini.

"Tambahan syarat lainnya adalah kepala daerah yang mau diusung harus juga pemimpin umat. Saya sangat yakin pasti orang tersebut bisa menyaingi suara Jokowi yang dinilai tidak berpihak pada umat Islam," ucapnya.

Lalu untuk calon wakil presidennya, kata Hendri bisa diambil dari pakar ekonomi. Dikarenakan pemerintahan Jokowi saat ini dinilai kurang berpihak pada petumbuhan ekonomi, khususnya terkait menumpuknya utang luar negeri.

"Jika capresnya adalah seorang pemimpin umat, lalu wakilnya seorang ekonom yang juga memiliki massa riil, saya tambah yakin bisa bertarung sengit dengan Jokowi nantinya," jelasnya.

Lalu, bagaimana dengan Gatot yang juga mantan panglima TNI, apakah itu tidak memiliki massa?

"Kalau tentara siapapun panglimanya pasti akan patuh. Dan itu bagi saya bukan massa riil," ucapnya.

Bagaimana dengan Anies? "Mungkin Anies punya massa, tapi dia baru menjabat gubernur DKI. Dan belum kuat akar dukungannya," ujarnya.

"Terlebih lagi dia bukan people champion tidak seperti Jokowi yang saat itu juga langsung meninggalkan Jakarta," ujarnya.

Lalu siapa? "Ya kalau ditanya siapa orangnya, saya melihat sosok TGB (Tuan Guru Bajang) gubernur NTB dua periode yang juga sosok religius pemimpin umat, lalu pendampingnya Rizal Ramli dari ekonom menjadi pasangan ideal," ujarnya.

"Atau mungkin kader PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang juga punya kepala daerah yang pernah menjabat dua periode," tambahnya. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #jokowi-menuju-2019 #pemilu-2019 

Berita Terkait

IKLAN