Kamis, 15 November 2018 10:04 WIB
pmk

Indobisnis

BNI Ajak Mitra Binaan Ikuti Pameran Produk Unggulan

Redaktur: Ali Rahman

Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategi dan Media Fajar Harry Sampurno (kedua dari kanan) Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Hambra (kedua dari kiri) Asisten Deputi Mahmud (kiri) VP Corporate and Comunication Csr BNI Meiliana (tengah) dan Head Of External Comunication Group BNI Selly Adriatika (kanan) saat mengunjungi stand mitra binaan BNI pada acara Indonesia Creative Product Festival (IPCF) di Putra World Trade Center, Kuala Lumpur Malaysia, Minggu (15/4).

INDOPOS.CO.ID - Melalui Indonesia Creative Product Festival (ICPF) 2018, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengajak 5 mitra binaannya untuk mengikuti pameran produk-produk unggulan bertarap internasional. 

Kelima mitra binaan BNI tersebut diajak di pameran ICPF 2018 mulai 13 April 2018 hingga 15 April 2018 di Putra World Trade Center, Tun Razak 4, Kuala Lumpur, Malaysia.

Para mitra binaan tersebut diajak untuk menembus pasar baru bagi produk - produk unggulannya, yaitu pasar Malaysia. 

Corporate Secretary BNI Kiryanto menuturkan, para mitra binaan BNI ini mendapatkan kesempatan luas untuk mempromosikan produk-produk unggulan mereka secara langsung kepada para calon pembeli dari Malaysia. Mereka dapat menggunakan booth pameran sebagai salah satu sarana untuk mempromosikan produknya.

“ICPF 2018 dapat menjadi wadah dan media yang efektif bagi mitra binaan BNI untuk memperkenalkan inovasi yang mereka hasilkan dan menunjukkannya kepada calon pembeli atau calon investor yang ada di Pasar Asia khususnya Malaysia," ujar Corporate Secretary BNI Kiryanto melalui siaran persnya yang di terima Indopos, Jakarta, Minggu (15/4).

"Membuka pasar baru merupakan hal yang sangat penting bagi UMKM Indonesia, karena sebagian besar dari mereka merupakan pengusaha mikro. Mereka tidak hanya menghadapi tantangan dalam akses modal, melainkan juga dalam membuka akses pasar yang belum maksimal,” jelasnya.  

Terlebih, BNI mengajak mitra-mitra binaan yang konsisten mengembangkan produk-produk unggulannya. Mitra yang diajak antara lain Pertama, Fahaltex dari Tegal, Jawa Tengah; Kedua,  Sulaman Ambun Suri asal Payakumbuh, Sumatera Barat; 

Ketiga, Galeri Tenun Ikat Dayak asal Pontianak, Kalimantan Barat; Keempat, Aneka Rendang Asese asal Padang, Sumatera Barat; Kelima, Olahan Lele buatan Karyadimeja asal Sleman, Jawa Tengah.

Fahaltex mempertahankan metode tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) yang dioperasikan dengan tenaga manusia, sehingga, kualitas sarung goyor tetap terjaga dari dulu sampai sekarang. Adapun Sulaman Ambun Suri didirikan pada tahun 1975 oleh Hj Anisman Asri. 

Sementara itu, Galeri Tenun Ikat Dayak yang berkembang di Kota Pontianak, Kalimantan Barat dibangun dengan dasar pemberdayaan masyarakat penenun, khususnya kaum perempuan Dayak untuk melestarikan budaya menenun.

Rumah Produksi Karyadimeja adalah produksi lauk kering siap saji yang lezat & bergizi. Program tersebut harus terus dilakukan, salah satu yang dilakukan oleh Pemerintah melalui Kementerian BUMN adalah dengan membangun Rumah Kreatif BUMN (RKB). 

BNI telah membangun lebih dari 40 RKB di seluruh Indonesia. Fasilitas ini tidak hanya membantu dari akses pendanaan, namun lebih jauh lagi, yaitu bagaimana agar UKM yang memiliki potensi dapat diberdayakan dengan sebaik-baiknya sehingga produk-produk yang dihadilkan layak untuk dijual, baik secara kualitas, kuantitas, maupun secara kemasan ke pasar yang lebih luas melalui online. (*/atr)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #bank-bni 

Berita Terkait

BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 T

Ekonomi

BNI Bantu Peningkatan Ekspor

Indobisnis

Dukung Ekspor, BNI Salurkan Kredit di Hong Kong

Ekonomi

Petani Garam NTT Terima KUR

Nusantara

Ini Cara BNI Bantu Korban Gempa Lombok

Nusantara

IKLAN