Minggu, 22 Juli 2018 03:52 WIB
BJB JULI V 2

Jakarta Raya

Proyek Galian Picu Kecelakaan

Redaktur:

SEMRAWUT- Galian proyek di berbagai lokasi jalanan di Jakarta, menimbulkan kecelakaan dan kemacetan. JOESVICAR IQBAL/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Galian proyek yang banyak ditemui di berbagai lokasi jalanan di Jakarta, menimbulkan berbagai masalah. Mulai dari kemacetan lalu lintas, merusak penataan kota, hingga memicu kecelakaan. Terakhir, galian proyek menyebabkan sebuah dump truk terguling di kawasan Permata Hijau, Jakarta Salatan, Rabu (11/4) lalu, hingga memicu kemacetan panjang di wilayah tersebut.

Kepala Suku Dinas Binamarga, Agustio mengatakan, pihaknya telah sering menegur PLN dan perusahaan lain, untuk memastikan pekerjaan para vendornya dilakukan secara profesional. Dia mengatakan, sering mendapati bekas galian yang ditambal secara asal-asalan.

"Kita sudah tegur pihak PLN dan perusahaan lainnya agar segera memperbaiki bekas galian," kata Agustio, Minggu (15/4).

Namun,Agus mengaku tidak punya wewenang untuk memberikan sanksi kepada pihak kontraktor dari PLN meskipun pekerjaan yang mereka lakukan kerap merusak jalan.

"Yang bisa memberikan sanksi kepada kontraktor adalah pihak PLN. Karena yang berkontrak mereka. Kita hanya bisa memberi intruksi agar segera diperbaiki bekas galian itu," imbuhnya.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Sunar menuturkan, laporan adanya kecelakaan truk akibat galian sudah diterima. “Sudah selesai laporannya,” ucap Sunar.

Seperti diketahui, sejumlah pemberitaan ramai menayangkan dump truk terguling di bekas galian kabel listrik milik PLN. Berbagai pihak menilai, vendor dari PLN tidak bekerja secara serius hingga bekas galian mudah runtuh dan membahayakan pengguna lalu lintas.

Namun, pihak PLN dalam pernyataannya kepada media terkesan membantah mengenai tudingan itu. Menurut Suherman selaku Deputi Manajer Hukum dan Komunikasi PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), galian Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 Kv tersebut merupakan proyek yang dilakukan PLN UIP JBB untuk menghubungan Gardu Induk Pasangan Dalam atau Gas Insulated Substation (GIS) Senayan-New Senayan.

Adapun, menurutnya, pekerjaan itu dilakukan demi meningkatkan keandalan listrik di wilayah Jakarta khususnya di sekitar lokasi pembangunan.

"Pengerjaan dilakukan oleh PLN UIP JBB dan bekerja sama dengan pihak vendor. (galian) telah ditutup pada pekan pertama Maret 2018," kata Suherman melalui pesan tertulisnya, Minggu (15/4).

Ia menambahkan, proyek galian SKTT itu tidak dilakukan di badan jalan dimana kendaraan melintas.

"Pada saat kejadian, truk melintas keluar dari jalur kendaraan dan melintasi proyek bekas galian yang sudah ditutup. Kondisi tanah saat ditinjau pagi harinya pasca kejadian, adalah kering dan keras, tidak berlumpur maupun licin. Pada hari Kamis (12/4), PLN telah memperbaiki kembali galian," ujarnya.

Meski demikian, ia meminta masyarakat untuk ikut pengawasi pekerjaan-pekerjaan penggalian serupa yang dilakukan oleh vendor agar dalam pelaksanaannya tidak mengganggu kepentingan umum.

"Untuk itu, kami sangat mengharapkan masyarakat untuk ikut serta mengawasi ketertiban pengerjaan proyek agar tidak menganggu kepentingan umum," tandasnya. (ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kecelakaan 

Berita Terkait

7 WNA Digulung Ombak Pantai Bansel

Banten Raya

Lagi, Kapal Tenggelam, Kali Ini di Banten

Banten Raya

IKLAN