Rabu, 21 November 2018 09:25 WIB
pmk

Ekonomi

Jamkrindo Berikan Penjaminan Kredit Konstruksi Bagi Nasabah Bank Mandiri

Redaktur: Redjo Prahananda

Dirut Perum Jamkrindo Randi Anto (keempat dari kiri) usai penandatanganan perjanjia kerja sama dengan bamk mandiri dan sejumlah BUMN penjaminan dibkwmenterian BUMN

INDOPOS.CO.ID - Perum Jamkrindo menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Bank Mandiri untuk Penjaminan Kredit Konstruksi dan Pengadaan Barang/Jasa pada proyek-proyek dan atau pengadaan barang atau jasa yang sumber dananya seluruhnya berasal dari APBN, APBD, BUMN dan BUMD dengan maksimal nilai proyek sebesar Rp 5 miliar.

Penandatanganan yang dilakukan Direktur Utama Jamkrindo Randi Anto bersama Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Arianto ini dilakukan di Kementerian BUMM, Senin (16/4).

Dirut Jamkrindo Randi Anto mengatakan, kerja sama ini adalah penjaminan atas kredit pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah atau Koperasi (UMKMK) untuk keperluan tambahan Modal Kerja jasa konstruksi dan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan kontrak kerjanya, yang sumber pengembaliannya berasal dari dana APBN/APBD/BUMN.

Kerjasama ini, lanjut Randi Anto, merupakan langkah strategis guna mengoptimalkan pemanfaatan potensi bisnis untuk meningkatkan sinergi serta kelancaraan kegiatan bisnis kedua belah pihak dengan prinsip saling menguntungkan.

“Kerjasama  ini  sangat strategis dan bertujuan lebih meningkatkan kinerja kedua belah pihak, sekaligus volume penjaminan di Jamkrindo," ungkap Randi Anto dalam sambutannya.

Potensi bisnis penjaminan, nilai Randi Anto, cukup signifikan di mana kerjasama penjaminan kredit baik cash loan maupun non cash loan dengan Bank Mandiri  masih sangat besar untuk ditingkatkan dalam rangka meningkatkan akses sumber pembiayaan pelaku usaha UMKM kepada Bank Mandiri.

 "Perum Jamkrindo selalau hadir untuk melakukan kegiatan penjaminan bagi perkembangan bisnis UMKM dan Koperasi untuk Mendukung perkembangan perekonomian nasional," ujar Randi Anto.

Dia dampingi Direktur  Bisnis Penjaminan Amin Mas'udi dan ikut menyaksikan Deputy Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo,  Asisten Deputy Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan, Bandung Pardede dan Kepala Bidang Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan M. K. Rozikin

Sektor UMKM, kata dia, memiliki peran penting dalam pembangunan perekonomian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi UMKM terhadap perekonomian cukup besar mencapai 61.41 persen, akan tetapi ironisnya hanya 22% yang memiliki akses kredit ke perbankan sisanya tidak belum tersentuh lantaran Feasible But Not Yet Bankable.

Data realisasi volume penjaminan kredit di Jamkrindo di Bank Mandiri sepanjang 2015- 2017 mencapai  Rp 19, 2 triliun. Di antaranya untuk Kredit Business Banking  Rp 159, 8 miliar, Kredit Konstruksi dan Pengadaan Barang/Jasa Rp 13,4 miliiar,  Kredit Kontra Bank Garansisebesar Rp  461,7 miliar, Kredit Mikro sebesar Rp  356,4 miliar, Kredit Multiguna sebesar  Rp  42,5  miliar,  Kredit Serbaguna Mikro Mandiri sebesar Rp 24,3 miliar, Kredit Tanpa Agunan sebesar Rp 43,9 miliar,  Kredit Umum sebesar Rp 3,5 miliar,  Kredit Usaha Rakyat 2015 sebesar Rp  18 miliar dan Pembiayaan Invoice sebesar   Rp 92, 8 miliar. (ers)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bumn 

Berita Terkait

Ini Cara BUMN Memperingati Hari Pahlawan

Headline

BUMN Realisasikan 1.500 Huntara di NTB

Ekonomi

BUMN Kebanjiran Pelamar Kerja

Ekonomi

BUMN Teken Investasi Bernilai Rp 200 Triliun

Ekonomi

IKLAN