Sabtu, 23 Juni 2018 09:11 WIB
bjb idul fitri

Politik

PKPI Laporkan KPU ke Polda Metro Jaya

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Tak terima partainya ”diancam” akan gugur kalau Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan upaya banding atau kasasi. Komisioner KPU Hasyim Asy'ari dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Sekjen Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Imam Anshori Saleh.

Reinhard Halomoan selaku kuasa hukum Imam Anshori Saleh mengatakan pihaknya melaporkan Komisioner KPU Hasyim lantaran pernyataannya tersebut.”Yang bersangkutan (Hasyim) mengatakan PKPI bisa gugur menjadi peserta pemilu jika KPU melakukan upaya banding atau Peninjauan Kembali terhadap putusan PTUN, ujar Reinhard di Mapolda Metro Jaya, Senin,(16/4).

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

Selain itu, muncul pula pernyataan bahwa kemungkinan caleg yang diajukan PKPI bisa batal, jika upaya hukum dari KPU dikabulkan. ”Pernyataan seperti itu berdampak psikologis para kader PKPI. Pernyataannya itu membuat  kader partai hilang kepercayaan kepada PKPI. Padahal jelas di dalam UU Pemilu dan Peraturan MA disebutkan bahwa putusan PTUN bersifat final dan tidak bisa ada upaya banding, kasasi maupun PK,” papar Reinhard.

Padahal sesuai putusan PTUN DKI Jakarta, kata Reinhard disebutkan bahwa PKPI dinyatakan menang melawan KPU. Sesuai surat laporan polisi bernomor LP/2088/IV/2018/PMJ/Dit Reskrimsus/16 April 2018, penyidik menduga terlapor melanggar Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 tahun 2016 tentang ITE terkait pencemaran nama baik melalui media elektronik dan/atau Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP tentang fitnah dan pencemaran nama baik.

Dalam melaporkan  komisoner KPU itu, Reinhard juga  menyodorkan  berbagai barang bukti untuk menguatkan laporannya, yakni hasil cetakan berita dari berbagai media massa online yang memuat pernyataan Hasyim,  putusan PTUN,  UU Pemilu, serta Peraturan Mahkamah Agung.

Sebelumnya, Komisioner KPU Hasyim Asy'ari mengatakan bahwa pihaknya sedang mengkaji dan akan mempertimbangkan melaporkan hakim PTUN ke Komisi Yudisial terkait dugaan pelanggaran kode etik dalam proses penanganan gugatan PKPI. Meskipun, KPU belum merinci dugaan pelanggaran kode etik tersebut. Namun Hasyim memastikan bahwa pihaknya sudah berkonsultasi dengan KY terkait laporan tersebut.

Selain itu, Hasyim mengatakan KPU akan mempertimbangkan langkah PK ke MA terkait putusan PTUN yang meloloskan PKPI. Langkah PK ini dilakukan jika ada bukti baru atau novum. Menurut Hasyim jika MA mengabulkan PK yang diajukan KPU ke MA, maka PKPI berpeluang batal ikut Pemilu 2019. Konsekuensi hukumnya adalah para caleg yang diajukan PKPI bisa dibatalkan.

"Konsekuensinya demikian. Parpolnya tidak ada, caleg nya anti siapa yang akan mengusung? Kalau parpolnya dibatalkan ya segala macam konsekuensi hukum ya begitu,” ujar Hasyim kepada wartawan di Kantor KPU Jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat beberapa hari lalu. (ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pkpi #kpu 

Berita Terkait

KIPP Minta KPU Jangan Cuma Berwacana

Politik

PSI Terancam 1 Tahun Penjara

Politik

IKLAN