Rabu, 17 Oktober 2018 08:22 WIB
pmk

Nasional

20 April, Jenita Janet Bakal Goyang Crossborder Nunukan

Redaktur:

Jenita Janet. JPNN

INDOPOS.CO.ID – Penyanyi dangdut ibukota, Jenita Janet, akan menggoyang Nunukan, Kalimantan Utara, 20 April mendatang. Jenita Janet tampil untuk memeriahkan anniversary ke-2 Saturiah Water Park, Nunukan.

Selain mendatangkan Jenita Janet, Saturiah Water Park juga menyiapkan even seru. Yaitu Food Festival, Fashion Stand, Kampoeng Kopi & Barber Shop. Acara ini berlangsung 1-22 April 2018.

Dalam Food Festival & Fashion, akan dihadirkan kuliner-kuliner Indonesia. Khususnya dari Nunukan maupun dari Tarakan, Sebatik, bahkan Tawau Malaysia. Sedangkan Kampoeng Kopi untuk menampung para barista dan pecinta kopi.

"Nanti Kampoeng Kopi dengan Barber Shop yang lagi booming, akan disandingkan dengan distro-distro dan butik jaman now," ujar Ketua Panitia kegiatan, Syafrial, Jumat (13/4).

Syafrial menjelaskan, setiap hari selama kegiatan, even-even pendukung lainnya juga akan digelar. Di antaranya Mancing Mania, Kicau Burung Mania, Perahu Bebek Air, Sontengan Layangan, Bola Dangdut, Mewarnai tingkat Paud dan TK, Karaoke, Game Online, Parade band, Kebaya Kartini, Grafiti, dan Pementasan Drama.

"Di malam hari, akan ada penampilan band lokal dan Disc Jockey (DJ). Acara puncak diisi artis Ibukota Jenita Janet dan Fildan dari Dangdut Academy 4 dan Dangdut Academy Asia 3. Jenita Janet akan tampil di area Saturiah Wisata Nunukan pada 18 April pukul 19.30 hingga 22.00. Sedangkan Fildan tampil pada 22 April pukul 15.00," ungkap Syafrial.

Deputi Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, yakin kegiatan ini mampu menarik wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia. Even ini menargetkan wisman sebanyak 3.000 hingga 5.000 orang. Sedangkan wisnus 8.000 hingga 10.000 orang.

"Kami optimistis target tersebut tercapai. Sebab Kabupaten Nunukan merupakan salah satu wilayah crossborder di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia," ujar Pitana, didampingi Asisten Deputi Pemasaran I Regional II, Sumarni.

Di Saturiah Wisata memiliki banyak fasilitas. Berbagai sarana hiburan keluarga tersedia di sana. Seperti waterboom, flying fox, gazebo, pemancingan ikan, biliar, perahu bebek dan banyak lainnya.

Crossborder area, atau daerah perbatasan, memang menjadi sasaran Menteri Pariwisata Arief Yahya sejak 2016. Dia mengungkapkan, perbatasan kini infrastrukturnya sudah sangat ciamik, dari semua pintu, jalanan hingga akses menuju Kota Nunukan sudah memadai.

“Presiden Joko Widodo menekankan pembangunan di perbatasan. Karena, memang perbatasan adalah wajah Indonesia. Kami bakal terus tingkatkan budaya dan atraksi di perbatasan, agar wisatawan nyaman datang ke Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar juga menambahkan, bahwa kegiatan Food Festival, Fashion Stand, Kampoeng Kopi & Barber Shop ini dapat meningkatkan persahabatan antara Malaysia dan Indonesia serta sebagai sarana promosi Kabupaten Nunukan sebagai salah satu destinasi di Kalimantan.

“Kita buat negara tetangga untuk hadir dan datang ke negara kita. Silakan menikmati alunan musik Wonderful Indonesia. Karena dengan datangnya para wisatawan Malaysia, secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di perbatasan. Gol yang lebih luasnya lagi adalah mampu menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di perbatasan tanah air,” kata Menpar Arief Yahya. (lis/ags)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pariwisata #jenita-janet 

Berita Terkait

IKLAN