Jumat, 20 Juli 2018 08:24 WIB
BJB JULI V 2

Ekonomi

Mengikuti Ulang Tahun REI ke-46, Bedah Rumah dan Sebar Seribu Sertifi kat

Redaktur:

PEDULI-Menpar Arief Yahya dan Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata meresmikan rumah hasil bedah rumah dalam rangka HUT REI ke-46. DEWI MARYANI/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Real Estate Indonesia (REI) mengisi hari ulang tahun ke-46 dengan bedah rumah dan bagi-bagi sertifikat. Aksi itu berlangsung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada 12-15 April 2018 lalu. Tindakan di kawasan Rambak, Sungailiat, Babel itu sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.

”Hajatan itu membawa dampak positif bagi Babel. Mulai promosi pariwisata dan penguatan perjuangan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK),” tutur Ketua DPD REI Babel, Thomas Jusman, di Babel, Jumat (13/4).

Thomas bilang negeri serumpun sebalai, itu bisa semakin maju manakala seluruh elemen bersinergi, bersatu padu. REI Babel juga melibatkan beragam organisasi macam Kadin Babel, GIPI Babel, PHRI Babel, Asati Babel, Asita Babel, Iwapi dan Perwira Babel, Apindo, Hipmi, Putri dan organisasi lain tergabung dalam BPJ Event Organizer (EO). ”Kehadiran 1.200 lebih anggota REI dipastikan berdampak luas dalam promosi melalui selfie dan akan viral selama seminggu,” tukas Thomas.

Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengajak tim panitia audiensi pada sejumlah menteri termasuk Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dan CEO MNC Group Harry Tanoesoedibyo. ”REI membangun tradisi baru. Di mana, perayaan ulang tahun dikemas dalam syukur dipadu aksi sosial dan sadar sertifikasi tanah. Jadi, kami akan bedah rumah empat dan enam, simbol HUT ke-46 REI,'' tambah Soelaeman.

Soeleman melanjutkan, pihaknya merayakan ulang tahun, tidak berhura-hura. Kebetulan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman termasuk insan REI. Tidak sedikit provinsi tengah menggairahkan pariwisata. ”Nah, kita fokus pada tema sinergi properti dan pariwisata dalam meningkatkan daerah. Nyambung dan sangat nyambung,” ucapnya.

Kehadiran keluarga besar REI merupakan obat rindu. REI diharap bersinergi dengan Pemprov Babel membuat perumahan murah, sehingga semakin terjangkau untuk pensiunan PNS, Polri, TNI dan kaum miskin perlu bantuan. Tidak hanya itu, komitmen REI sebagai garda terdepan membangun rumah rakyat diwujudkan dengan realisasi pembangunan rumah subsidi tahun lalu 206.290 unit. ”Melewati target 200 ribu unit,” urai Gubernur Babel Erzaldi.

Tahun ini, REI memproyeksi pembangunan rumah subsidi 236- 250 ribu unit. Pertimbangan utama pemerintah memberi dukungan regulasi. Selanjutnya, REI terus berkomitmen menjaga dan meningkatkan kualitas rumah subsidi. Antara lain menerapkan sertifikasi pengembang dengan target berlaku tahun ini. ”Kami siap mendukung program pemerintah, termasuk sektor pengembangan kota baru, KEK dan kawasan pariwisata,” tegas Eman.

Pengembang tergabung dalam REI tidak sekadar perumahan. Namun, juga ada pula non-perumahan. Perumahan, terbagi menjadi empat jenis, horizontal subsidi dan non-subsidi, serta vertikal subsidi dan non-subsidi.  Sedang untuk pembangunan non-perumahan, REI membangun dan menciptakan kota baru, kawasan pariwisata, kawasan industri, pusat perbelanjaan atau mal, hotel, dan juga perkantoran. ''Sebanyak 3.500 dari 4.500 anngota REI bergerak membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), kemudian 1.200 membangun perumahan non-subsidi dan sisanya bermacam-macam,'' terang Eman. (dew)


TOPIK BERITA TERKAIT: #rei 

Berita Terkait

Pengembangan TOD Pemerintah dan Swasta Harus Bersinergi

Indobisnis

Pengusaha Properti Semakin Pro Rakyat Kecil

Indobisnis

REI Dukung DP Nol Rupiah

Jakarta Raya

IKLAN