Sabtu, 23 Juni 2018 09:31 WIB
bjb idul fitri

Jakarta Raya

Rehabilitasi, Riza Shahab CS Lega

Redaktur: Redjo Prahananda

Pesinetron Riza Shahab (bertopi).

INDOPOS.CO.ID – Meskipun hasil test urine terhada artis Riza Shahab positif mengandung zat narkotika, namun lantaran tak ada barang bukti sabu maka penyidik Polda Metro Jaya dan di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta memastikan Riza hanya menjalani proses rehabilitasi narkoba.

Artinya Riza tidak akan menjalani penahanan sebagaimana arti-artis lainnya yang tertangkap polisi dalam kasus narkoba. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan hasil assessment terhadap Riza dan lima kawannya sudah keluar dan kesimpulannya mereka berenam harus menjalani program rehabilitasi yang digelar BNNP DKI Jakarta.

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

”Sudah dilakukan assesment di BNNP DKI. Secara resmi hasilnya sudah keluar, RS (Riza Shahab) akan mengikuti rehabilitasi berupa rawat jalan selama 8 kali terhitung mulai hari ini (16/4) hingga 16 Mei 2018. Sudah sah (keputusan) karena surat dari BNNP DKI sudah keluar. Dan rehabilitasi itu salah satu bentuk pengawasan,” terang Argo diMapolda Metro Jaya, Senin (16/4).

Terkait tidak ditahannya Riza, sementara banyak artis yang ditangkap dalam kasus narkoba namun menjalani penahanan. Argo menegaskan tidak ditahannya Riza lantaran tak ada barang bukti narkoba yang ditemukan, hanya pengakuan Riza yang ketika ditangkap mengaku baru mengonsumsi 5 gram sabu.

”Kan saya pernah menyampaikan, bahwa apabila ada pengguna tapi tidak ditemukan barang bukti maka dilakukan rehabilitasi. Nah rehabilitasi menjadi bentuk pengawasannya,” tegas Argo.

Sementara itu, Wahyu Wulandari selaku perwakikan dari Tim Assesment BNNP DKI Jakarta mengatakan program rehabilitasi Riza cs dimulai Selasa (17/4) sebanyak 8 kali hingga Rabu (16/5) nanti. ”Jadi begini, permintaan assessment dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya secara resmi sudah dikeluarkan. RS (Riza Shahab) direhabilitasi di BNNP DKI Jakarta. Untuk waktu pelaksanaannya bisa koordinasi dulu dengan tim di sana besok. Apabila memang Riza sudah siap maka rehabilitasi bisa dimulai besok karena sekarang kan jadwalnya dia pulang kerumahnya dahulu," ujarnya.

Wahyu menambahkan, alasan Riza Shahab dan kelima kawannya untuk mengikuti assesment memang berdasarkan hasil pemeriksaan dokter di mana Riza dan kawannya terbukti positif mengonsumsi narkotika jenis sabu. ”Saya sendiri bersama tim dokter yang memeriksa mereka, hasil dari assesment terbukti mereka memang mengonsumsi sabu. Dan kesimpulannya mereka membutuhkan rehabilitasi rawat jalan,” pungkasnya.

Sebelumnya pada Kamis malam (12/4) lalu, Riza bersama lima rekannya, yakni Rizka Hijrah Syafitria, 27, Rastio Eko Fernando, 29, Achmad Reza, 27, Santry Napitupulu, 31, dan Wedo Satria, 23, ditangkap di sebuah kamar di Apartemen The Wave Kuningan Jakarta Selatan.

Saat itu polisi hanya menyita seperangkat alat hisap sabu. Namun dalam pemeriksaan, Riza mengaku telah menggonsumsi 0,5 gram sabu bersama teman-temannya itu. Ia juga mengungkapkan, 0,5 gram sabu itu dibelinya seharga Rp 800 ribu.  (ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #riza-shahab #narkoba 

Berita Terkait

IKLAN