Selasa, 13 November 2018 07:51 WIB
pmk

Jakarta Raya

Timah Panas Tembus Komplotan Ganjal ATM Jakarta Barat

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID – Aparat Polres Jakarta Barat kembali meringkus komplotan pembobol  kartu ATM dengan kodus mengganjal lubang ATM dengan tusuk gigi.

Tujuh pelaku yang ditangkap terdiri dari dua kelompok, kelompok pertama  MY, AS, TB, sedangkan kelompok dua M, RB, MF, dan IM alias CG. Polisi terpaksa menembak kaki pelaku karena berusaha kabur.

”Meski para tersangka ini terbagi dalam dua kelompok, namun mereka saling berkomunikasi. Pimpinan atau kapten mereka, yakni JA masih dalam pengejaran kami. JA yang masih buron itu adalah kakak dari IM alias CG,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (17/4).

Dijelaskan Edi, para pelaku ditangkap di berbagai lokasi penangkapan dalam sebuah operasi penangkapan.”Kelompok pertama MY, AS, dan TB kami tangkap di gerai ATM di perumahan Green Mansion Jalan daan Mogot Cengkareng Jakarta Barat,” terang Edi.

Selanjutnya polisi meringkus M dan RB dari kelompok dua di Hotel Golden Sky Pluit Jakarta Barat. Dari penangkapan M dan RB, polisi meringkus MF di Jalan Jembatan Besi Tambora Jakarta Barat. Terakhir polisi menangkap IM alias CG dirumahnya di kawasan Cisoka Tangerang Banten. Sayangnya kakak IM alias CG, yakni JA berhasil lolos dari sergapan polisi.

Polisi menyita 93 kartu ATM dari berbagai bank, satu pak tusuk gigi, 10 ponsel, dan satu unit mobil hasil kejahatan pelaku. ”Dalam penyidikan mereka sudah mengaku sudah beraksi sedikitnya di 53 TKP (tempat kejadian perkara),” papar Edi.

Dalam beraksi, kawanan ini selalu berbagi tugas. Mulai dari yang bertugas memasukkan tusuk gigi ke dalam lubang mesin ATM, menipu dan menukar ATM korban, mengintip nomor PIN korban, dan yang bertugas mengawasi keadaan sekitar.

 ”Yang jelas mereka selalu mengincar mesin ATM yang posisinya di belakang atau pojokan minimarket. Kalau posisi mesin ATM di bagian depan atau dekat dengan kasir mereka gak berani,” urai Edi. 

Menurut Edi lagi, puluhan kartu ATM diperoleh mereka dengan membeli dari jaringan copet di kawasan Jakarta Barat. ”Seluruh tersangka kami kenakan Pasal 363 KUHP juncto Pasal 64 dan Pasal 65 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan  ancaman 7 tahun pidana. Dan kepada JA kami minta untuk segera menyerahkan diri sebelum kami yang menangkapnya,” pungkas Edi.

Terkait AJ selaku pimpinan komplotan, menurut Kasubnit Cyber Crime Polres Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra, AJ merupakan aktor intelektual yang membentuk kelompok, merekrut dan melatih anggotanya. Bahkan dalam pelatihan yang digelar AJ, setiap anggota diwajibkan membuat tato gambar iblis di kaki atau di lengan anggotanya.  ”Dari hasil penyidikan ada indikasi kelompok lain yang dibentuk AJ ini,” pungkas Dimitri. (ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kriminal 

Berita Terkait

Polisi Tangkap Jual Beli Mortir

Banten Raya

Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Jaksel

Jakarta Raya

Jamal Tewas Ditembak Orang Misterius di Jalan STPI Curug

Banten Raya

Begal Anggota Koramil, Empat Begal Dicokok

Megapolitan

Anggota Koramil Jadi Sasaran Perampok

Megapolitan

Tiga Spesialis Pencuri Shower Ditangkap

Banten Raya

IKLAN