Nusantara

Warga Blokir Jalan Truk Batubara

Redaktur:
Warga Blokir Jalan Truk Batubara - Nusantara

KESAL-Ratusan warga memblokir ruas jalan Jambi- Muara Bulian setelah insinden truk batu bara menabrak seorang warga hingga tewas. M RIDWAN/JAMBI EKSPRES

INDOPOS.CO.ID - Lagi dan lagi, mobil pengangkut Batubara kembali memakan korban jiwa. Kali ini, truk batubara menabrak seorang warga Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi hingga meregang nyawa.

Kejadian ini diketahui terjadi pada Selasa (17/4) sore sekitar pukul 14.30 WIB. Korban yakni Mbah Senin warga desa setempat. Kala itu, korban sedang menjaga kotak wakaf di tengah jalan yang tepat di depan Masjid Desa tersebut.

Imbasnya, warga kemarin malam memblokir ruas jalan tersebut karena kesal terhadap aktivitas truk batu bara di jalan umum. Kapolsek Jaluko IPTU Eko Budi membenarkan, bahwa ada terjadi kecelakaan tersebut.

"Ya ada kecelakaan tadi. Tapi itu truk bermuatan kosong," ujar IPTU Eko Budi, kepada harian ini. Dari informasi yang didapat, kejadian bermula saat korban Mbah Senin sedang bekerja meminta sumbangan wakaf di depan Mesjid Simpang Sungai Duren.

Ketika itu, melaju truk batu bara dari arah Kota Jambi menuju arah Muarabulian. Tiba-tiba truk tersebut menghantam korban hingga terseret lima meter. Menurut warga, Murpi, truk batubara bermuatan kosong ini langsung menghantam korban yang sedang meminta wakaf masjid. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Radden Mattaher.

"Korban sempat kritis dan akhirnya meninggal dunia," kata Murpi.           Sementara itu, pantauan koran ini kemarin malam (17/4), puluhan truk batu bara mengular di depan Polsek Jaluko. Para sopir tidak bisa melanjutkan perjalanan karena ruas jalan Simpang Sungai Duren  diblokir warga.

Namun supir truk enggan untuk memberikan keterangan terkait sampai kapan mereka akan berdiam di depan Mapolsek ini. Pantauan koran ini tampak truk batu bara diselimuti terpal, berada di dua bahu jalan tepat. Sedangkan supir memilih berkumpul di pondok depan Mapolsek Jaluko.Sedangkan situasi di Simpang Sungai Duren masih banyak warga yang berkumpul untuk memblokir masuknya truk batu bara ke arah Mendalo, Muaro Jambi. "Ini buntut dari kejadian tadi sore , sebenarnya sudah ada aturan jam 6 sore sampai 6 pagi," jelas Mael salah seorang warga yang ikut memblokir lewatnya truk batu bara. "Kita akan berjaga sampai pihak batu bara mau menemui kami," pungkasnya.

Pantauan terakhir hingga pukul 21.43 warga masih setia berada di Simpang Sungai Duren. (aba)

Berita Terkait

Politik / Demo Protes Capres Terjadi di Jakarta

Jakarta Raya / Gedung DPRD Digeruduk Jakmania

Megapolitan / Guru Honorer Mogok Mengajar

Jakarta Raya / Ribuan Pegawai Honorer Tuntut Keadilan


Baca Juga !.