Global Pay Indonesia Gaet Pengguna, Kulineran Dapat Reward dengan Aplikasi Cashbac

INDOPOS.CO.ID – Promo atau reward menjadi salah satu daya tarik banyak orang untuk berbelanja. Survei Nielsen mengungkap 50 persen masyarakat Indonesia memutuskan membeli barang kalau melihat promo. Menilik fakta itu, DMG Corp melalui PT Global Pay Indonesia (GPI) memperkenalkan produk baru, yaitu aplikasi Cashbac. Aplikasi itu memungkinkan pengguna mendapat reward berupa cashback instan setelah bertransaksi pada sejumlah merchant sebagai mitra.

Nominal cashback langsung masuk ke akun pengguna dan bisa digunakan dalam pembayaran pada transaksi berikutnya. Aplikasi itu merupakan produk kedua dari DMG Corp setelah Pay by QR yang dikembangkan melalui PT Dimo Pay Indonesia (DPI). Produk anyar itu berfungsi laiknya platform marketplace. ”Bedanya, kehadiran toko-toko online di marketplace digantikan merchant mitra dengan gerai fisik offline dari beragam kategori, mulai restoran hingga health & beauty,” tutur Co-founder dan CEO Cashbac, Mario Gaw di Jakarta, Senin (23/4).

Untuk bisa bertransaksi, para pengguna tidak perlu mengisi saldo pada akun masing-masing. Pengguna hanya butuh menghubungkan kartu kredit atau kartu debit pada aplikasi. Kemudian, pengguna bisa membayar dengan opsi Tap to Pay atau Scan QR. Nah, kalau saldo reward Cashbac mencukupi, pengguna juga bisa membayar menggunakan saldo tersebut. DMG Corp turut menggandeng penyedia layanan payment gateway untuk memproses transaksi pembayaran.

Pengembangan Cashbac bisa dimanfaatkan untuk mengatur strategi pemasaran supaya pertumbuhan bisnis lebih cepat dan tidak tergantung pihak ketiga. Meski mempunyai fungsi hampir serupa dengan platform uang elektronik atau dompet digital lain macam TCASH, PayPro, DOKU, dan Uangku, manajemen mengklaim tidak bersaing dengan sejumlah layanan tersebut. ”DMG Corp menyasar segmen dan pangsa pasar berbeda,” imbuh Mario.

Perbedaan pertama yakni Cashbac hanya bisa dipakai pengguna yang sudah memiliki kartu kredit atau kartu debit. Perbedaan kedua, DMG Corp tidak menyimpan uang pengguna dalam platform seperti platform uang elektronik atau dompet digital. Cashbac melakukan monetisasi dengan mendapat komisi dari merchant mitra yang mendapat transaksi lewat platform. ”Besaran komisi bervariasi, antara 10-25 persen, tergantung jenis bisnis merchant tersebut,” ulasnya.

Komisi kemudian dibagi Cashbac dengan pengguna dalam bentuk cashback instan. Manajemen bisa memberi hasil komisi kepada pengguna hingga 80 persen. Sejak tiga bulan beroperasi, Cashbac telah bermitra dengan lebih dari 200 brand mencakup 315 outlet di Jabodetabek. Di mana, saat telah memiliki sekitar 8 ribu pengguna aktif, dan berencana memperluas kategori merchant dalam platform dengan menjajaki kemungkinan kerja sama pemain retail. ”Sepanjang tahun ini kami target 2 ribu brand bisa bergabung,” ucapnya dengan nada optimistis. (dew)

Komentar telah ditutup.