Kamis, 20 September 2018 06:33 WIB
pmk

Nasional

Setnov Bakal Reunian di Lapas Suka Miskin

Redaktur: Jakfar Shodik

Foto : Ismail Pohan/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Terpidana kasus korupsi megaproyek e-KTP, Setya Novanto (Setnov) bakal reuni dengan sejumlah rekannya sesama politisi Senaya di Lapas Suka Miskin, Bandung, Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun INDOPOS, ada sejumlah Narapidana (Napi) kasus korupsi yang tercatat di penjara di lapas tersebut. Misalnya, terpidana kasus gratifikasi proyek Hambalang mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Terpidana kasus suap gula impor Irman Gusman juga ditahan di lapas ini. Kemudian ada terpidana kasus korupsi dan pencucian uang dalam kuota impor daging sapi, Ahmad Fathanah.

Politisi Partai Gerindra sekaligus mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi yang menjadi terpidana kasus suap terkait rancangan peraturan daerah (Perda) tentang reklamasi juga ditahan di sini. Selain itu, mantan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary juga ditempatkan di lapas ini.

Napi kasus korupsi lainnya di lapas tersebut yakni Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron, kemudian politisi Partai Amanat Nasional (PAN) juga mantan anggota Komisi V DPR Andi Taufan Tiro, dan lainnya.

Sebelumnya, mantan Ketua DPR RI Setnov akhirnya resmi dipindahkan dari rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Lapas Suka Miskin, Bandung, Jawa Barat sekira pukul 13.30 WIB. Setnov terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013. Mantan Ketua DPR itu divonis 15 tahun penjara dan membayar denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Ia juga diwajibkan membayar uang pengganti USD 7,3 juta dikurangi Rp 5 miliar yang telah dititipkan kepada penyidik. Jika menggunakan kurs rupiah tahun 2010, totalnya sekitar Rp 66 miliar.

Apabila tidak dibayar setelah berkekuatan hukum tetap, harta bendanya akan disita atau dilelang. Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan, yakni mencabut hak politik Setnov selama lima tahun setelah selesai menjalani masa pidana. Majelis hakim sepakat dengan jaksa KPK perihal penolakan permohonan justice collaborator yang diajukan terdakwa Setya Novanto. (nug)


TOPIK BERITA TERKAIT: #setya-novanto #korupsi-e-ktp 

Berita Terkait

IKLAN