Senin, 19 November 2018 02:00 WIB
pmk

Ekonomi

Spin Off Departemen TOD

Redaktur: Jakfar Shodik

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - PT Adhi Karya (ADHI) memutuskan melakukan spin off Departemen Transit Oriented Development (TOD) dan Hotel menjadi anak usaha, PT Adhi Commuter Properti (ACP). Dalam aksi korporasi itu, ACP mendapat Rp 1,9 triliun dari Adhi Karya berupa aset tanah.

Direktur Keuangan Entus Asnawi Mukhson menyampaikan, keputusan pengalihan aset itu menggunakan buku laporan keuangan Desember 2017. Adapun spin off itu dilakukan untuk mengembangkan TOD pada sejumlah stasiun. "Kenapa spin off? Karena dengan dimulai konstruksi dan selesainya LRT timbulkan sentra baru kegiatan ekonomi pada sekitar stasiun. Itu yang digarap anak perusahaan yang kami bentuk," tutur Entus, berdasar keterangan resmi di Jakarta, Jumat (4/5).

Entus menjelaskan, tanah yang dialihkan ke ACP sudah disiapkan sebelum pengembangan TOD. Luasnya disebutkan sekitar 20-25 hektare (ha). "Angka Rp 1,9 triliun itu dalam bentuk tanah persediaan bukan aset (ADHI). Tanah yang kita beli untuk persediaan kembangkan TOD. Kemudian tanah atas nama ADHI tidak disertakan dalam spin off dan ini secara keseluruhan aset, tidak dalam bentuk uang," ulasnya.

Dia menambahkan, keputusan itu sudah disetujui 77 persen dari keseluruhan pemegang saham perusahaan. Sebelumnya, rapat belum mengesahkan agenda spin off karena belum memenuhi syarat kuorum 75 persen. "Sebelumnya, tidak memenuhi kuorum. Akhirnya, harus diambil RUPS lagi hari ini untuk memutuskan dan tadi kuorum 77 persen," beber Entus. (raf)


TOPIK BERITA TERKAIT: #spin-off #adhi-karya #departemen-tod 

Berita Terkait

Hanya dengan Rp. 500 Ribu Sudah Bisa Investasi Properti

Indobisnis

Tahun Ini Adhi Bakal Lebih Agresif

Indobisnis

IKLAN