Sabtu, 22 September 2018 02:56 WIB
pmk

Liga Indonesia

Bali United vs Sriwijaya FC, Laga Penebus Dosa

Redaktur:

Stefano Lilipaly. BALI UNITED

INDOPOS.CO.ID – Bali United bertekad kembali ke jalur kemenangan. Sebab itu, tim berjuluk Serdadu Tridatu tak kehilangan poin lagi saat menjamu Sriwijaya FC di pekan ketujuh Liga 1 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, malam ini (5/5).

Kedua tim terbilang sudah cukup mengenal satu sama lain. Terakhir, Bali United bersua Sriwijaya FC pada semifinal Piala Presiden 2018. Kedua tim beradu kekuatan dua kali yakni di leg pertama dan leg kedua pada bulan Februari 2018 lalu.

Kala itu, Bali United akhirnya mampu menyingkirkan Sriwijaya FC usai menang tipis 1-0 di Pulau Dewata. Di leg sebelumnya, kedua tim bermain imbang tanpa gol di Palembang. Namun, Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro enggan berkaca pada hasil di turnamen pramusim itu.

"Kami sudah saling tahu kekuatan satu sama lain. Namun, hasil di Piala Presiden lalu tidak bisa menjadi patokan karena memang kondisinya berbeda," jelas Widodo C Putro saat jumpa pers kemarin. Dia berharap melawan Sriwijaya FC nanti, anak asuhnya dapat fokus penuh dan tidak lengah sesaat pun.

Hanya saja memang dipertandingan ini, Bali United masih terus memantau kondisi beberapa yang tengah pemulihan cedera seperti Nick Van Der Velden atau Ahn Byung Keon. Duo pemain yang baru kembali dari Timnas, Ilija Spasojevic dan Ricky Fajrin, masih dipantau kebugarannya. Sedang Irfan Bachdim kemungkinan kembali absen karena masih dibekap cedera.

"Secara keseluruhan tim kami sudah siap untuk laga besok. Kami tahu Sriwijaya FC juga akan tampil menggebu-gebu untuk meraih hasil maksimal. Tapi, kami tentu tidak mau kalah dilaga besok karena ini kandang kami," imbuhnya.

Serdadu Sridatu sendiri menargetkan hasil poin penuh sebagai penebus kekalahan perdana dari PS Tira di Bantul, Senin (30/4) lalu.

Namun, Sriwijaya FC lawan yang tak bisa dianggap enteng. Widodo menyebut, timnya patut mewaspadai permainan sayap Sriwijaya FC yang dinilai memiliki kecepatan. Namun, ia mengatakan jika timnya akan mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu untuk meredam agresivitas tim tamu.

Sementara itu, Sriwijaya FC hadir di Pulau Dewata dengan misi sulit. Sebagaimana diketahui, Stadion Dipta masih menjadi tempat angker bagi tim tamu. Dua kemenangan dan sekali imbang adalah capaian Bali United di tiga pertandingan kandang musim ini. Sedangkan Sriwijaya FC sendiri juga belum mampu memenangi pertandingan tandangnya.

"Tim siap tempur. Kami sudah persiapkan tim dengan sungguh-sungguh sebelum ke Bali. Kami siapkan 19 pemain dan satu lagi Zulfiandi akan menyusul usai memperkuat timnas," kata Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan.

Mengenai kondisi Bali United yang tengah timpang dan krisis kepercayaan diri, RD- sapaan akrabnya -  mengaku tak mau menganggapnya sebagai sebuah keuntungan. "Kondisi ini bisa saja malah membuat Bali United lebih semangat dan termotivasi. Kami harus tetap ekstra waspada," tegas RD

GIANYAR – Bali United bertekad kembali ke jalur kemenangan. Sebab itu, tim berjuluk Serdadu Tridatu tak kehilangan poin lagi saat menjamu Sriwijaya FC di pekan ketujuh Liga 1 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, malam ini (5/5).

Kedua tim terbilang sudah cukup mengenal satu sama lain. Terakhir, Bali United bersua Sriwijaya FC pada semifinal Piala Presiden 2018. Kedua tim beradu kekuatan dua kali yakni di leg pertama dan leg kedua pada bulan Februari 2018 lalu.

Kala itu, Bali United akhirnya mampu menyingkirkan Sriwijaya FC usai menang tipis 1-0 di Pulau Dewata. Di leg sebelumnya, kedua tim bermain imbang tanpa gol di Palembang. Namun, Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro enggan berkaca pada hasil di turnamen pramusim itu.

"Kami sudah saling tahu kekuatan satu sama lain. Namun, hasil di Piala Presiden lalu tidak bisa menjadi patokan karena memang kondisinya berbeda," jelas Widodo C Putro saat jumpa pers kemarin. Dia berharap melawan Sriwijaya FC nanti, anak asuhnya dapat fokus penuh dan tidak lengah sesaat pun.

Hanya saja memang dipertandingan ini, Bali United masih terus memantau kondisi beberapa yang tengah pemulihan cedera seperti Nick Van Der Velden atau Ahn Byung Keon. Duo pemain yang baru kembali dari Timnas, Ilija Spasojevic dan Ricky Fajrin, masih dipantau kebugarannya. Sedang Irfan Bachdim kemungkinan kembali absen karena masih dibekap cedera.

"Secara keseluruhan tim kami sudah siap untuk laga besok. Kami tahu Sriwijaya FC juga akan tampil menggebu-gebu untuk meraih hasil maksimal. Tapi, kami tentu tidak mau kalah dilaga besok karena ini kandang kami," imbuhnya.

Serdadu Sridatu sendiri menargetkan hasil poin penuh sebagai penebus kekalahan perdana dari PS Tira di Bantul, Senin (30/4) lalu.

Namun, Sriwijaya FC lawan yang tak bisa dianggap enteng. Widodo menyebut, timnya patut mewaspadai permainan sayap Sriwijaya FC yang dinilai memiliki kecepatan. Namun, ia mengatakan jika timnya akan mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu untuk meredam agresivitas tim tamu.

Sementara itu, Sriwijaya FC hadir di Pulau Dewata dengan misi sulit. Sebagaimana diketahui, Stadion Dipta masih menjadi tempat angker bagi tim tamu. Dua kemenangan dan sekali imbang adalah capaian Bali United di tiga pertandingan kandang musim ini. Sedangkan Sriwijaya FC sendiri juga belum mampu memenangi pertandingan tandangnya.

"Tim siap tempur. Kami sudah persiapkan tim dengan sungguh-sungguh sebelum ke Bali. Kami siapkan 19 pemain dan satu lagi Zulfiandi akan menyusul usai memperkuat timnas," kata Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan.

Mengenai kondisi Bali United yang tengah timpang dan krisis kepercayaan diri, RD- sapaan akrabnya -  mengaku tak mau menganggapnya sebagai sebuah keuntungan. "Kondisi ini bisa saja malah membuat Bali United lebih semangat dan termotivasi. Kami harus tetap ekstra waspada," tegas RD. (*/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bali-united #sriwijaya-fc 

Berita Terkait

Barito Putera vs Bali United, Tuan Rumah Lupakan Sejarah Buruk

Liga Indonesia

Krisis, Sriwijaya FC Segera Gandeng Investor Anyar

Liga Indonesia

IKLAN