Rabu, 26 September 2018 02:20 WIB
pmk

Ekonomi

Cegah Investasi Fiktif, OJK Diminta Gencarkan Sosialisasi

Redaktur: Ali Rahman

Anggota DPR Muhammad Misbakun (kedua dari kanan) di Universitas Nurul Jadid Probolinggo.

INDOPOS.CO.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta untuk lebih gencar melakukan sosialsiasi terkait investasi yang sehat. Itu dilakukan untuk mencegah investasi fiktif yang belakangan kembali marak.

Pesan tersebut disampaikan Anggota DPR Mukhamad Misbakhun di Universitas Nurul Jadid Probolinggo.

"Salah satu sasarannya adalah para mahasiswa. Mereka harus dibekali pemahaman seputar pencegahan investasi fiktif. OJK harus intensif ke kampus-kampus," kata dia melalui siarang pers yang diterima INDOPOS, Sabtu (5/5).

Untuk itulah, kata dia, pihaknya sengaja melibatkan OJK ditengah-tengah konstituennya. Terutama agar ada edukasi yang nyata seputar pencegahan investasi fiktif.

"OJK adalah mitra komisi dan di Jawa Timur tidak mungkin menjangkau semua lapisan masyrakat. Untuk itulah perlunya bersinergi dengan anggota DPR RI. Mereka kan punya daerah pemilihan. Kami harap bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat," beber dia.

Dijelaskan Misbakun, investasi fiktif yang marak dimasyarakat sekarang ini harus dalam pantauan OJK.

Ketika ada tawaran investasi, masyarakat harus menanyakan kepada OJK bagaimana izin usaha dan lain-lain. "Sekarang dapat dicek di website OJK," tutur anggota Komisi XI dari dapil Pasuruan-Probolinggo itu.

Misbakun mengungkapkan, mahasiswa yang berperan sebagai agen perubahan harus terdepan dalam memberikan kesadaran pada masyarakat.

Harus dipahami bahwa semua perlu proses, cara berfikir instan ini yang akan menjerumuskan, apalagi model investasi fiktif sekarang model dan ragamnya semakin banyak.

"Misalnya modus travel umrah. Disini dulu ada Dimas Kanjeng. Nah, peran adik-adik mahasiswa ini penting dalam memberi edukasi kepada pemerintah," pungkasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #sosialisasi-investasi #mukhamad-misbakhun 

Berita Terkait

IKLAN