Sabtu, 22 September 2018 08:21 WIB
pmk

Total Sport

RI Dominasi Kejuaraan Dunia Panjat Tebing

Redaktur:

EMAS:Aries Susanti Rahayu naik di podium sebagai yang tercepat dalam kejuaraan dunia panjat tebing di Chongqing, China. Foto: fpti for indopos

INDOPOS.CO.ID - Prestasi luar biasa ditunjukkan atlet-atlet tim nasional panjat tebing Indonesia di China. Indonesia mampu menyabet tiga medali sekaligus; medali emas, perak, dan perunggu dalam nomor speed IFSC World Cup Chongqing, China, Minggu (6/5). 

Medali emas ditorehkan Aries Susanti Rahayu untuk nomor speed world record. Dalam babak final, ia menggulung Elena Timofeeva dari Rusia dengan catatan waktu 7,51 detik berbanding 9,01 detik. Medali emas ini sekaligus menjadi yang pertama bagi Indonesia sejak nomor speed world record dipertandingkan pada 2007 silam. 

Medali perak dipersembahkan Aspar Jaelolo. Aspar Jaelolo gagal menyabet emas di detik-detik terakhir. Ketika akan menyentuk puncak, ia agak terpeleset. Alhasil, lawannya, Dmitrii Timofeev dari Rusia mengambil kesempatan. Dmitrii menang dengan catatan waktu 5,76 detik, sedangkan Aspar 6,80 detik. 

Sementara medali perunggu dipersembahkan Puji Lestari yang dalam partai perebutan juara ketiga nomor speed world record perorangan putri, menorehkan waktu 8,11 detik. Ia mengalahkan Anna Tsysannova dari Rusia yang gagal meraih puncak karena terpeleset.

Sementara itu, untuk penentuan juara ketiga nomor speed perorangan putra, Darryil Boldyrev dari Ukraina menang tipis atas Jin Xin Li dari China. Darryil menorehkan waktu 5,73 detik, sedangkan Jin Xin Li 5,88 detik.

Indonesia tampil dominan dalam final nomor speed world record baik perorangan putra maupun putri. Dari 14 atlet yang turut bertanding, sembilan diantaranya masuk final. Dominasi ini juga dicuitkan akun twitter resmi International Federation of Sport Climbing (IFSC).

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meyakini raihan medali ini akan menjadi modal bagus untuk berlaga di Asian Games mendatang. "Saya yakin panjat tebing akan menjadi salah satu cabor yang mengangkat martabat bangsa ini di dunia," tulis Nahrawi melalui pesan singkatnya.

Ketua Umum PP FPTI Faisol Riza menyambut gembira kemenangan atlet-atlet di Chongqing, China. Menurut Riza, ini adalah momentum yang mengubah sejarah panjat tebing Indonesia. "Saya nangis, Mas. Terharu. Nggak bisa berkata-kata," ungkap Riza.

Medali emas ini sesuai target dari tim pelatih. Pelatih Kepala Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia Caly Setiawan sempat mengungkapkan, target pada kejuaraan dunia di China adalah emas. Ia juga berharap para pelatih semakin jeli melihat potensi atletnya. (fol)


TOPIK BERITA TERKAIT: #panjat-tebing 

Berita Terkait

IKLAN