Jumat, 21 September 2018 03:08 WIB
pmk

Nasional

Gatot buat Elektabilitas PKB atau Demokrat Naik Drastis

Redaktur: Redjo Prahananda

Eks Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo. Foto : Dok INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa menyatakan elektabilitas PKB dan Partai Demokrat akan naik drastis, apabila eks-Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bergabung dengan salah satu dari mereka sebagai salah satu kandidat capres.

Dalam simulasi survei LSI Denny JA, dijelaskan Ardian bahwa jika PKB mencalonkan Gatot, akan naik menjadi 16,5 persen dari sebelumnya 6,2 persen. Sedangkan Demokrat sendiri akan naik menjadi 15,8 persen dari 5,8 persen.

"Dengan mencalonkan Gatot, baik PKB maupun Demokrat akan terdongkrak elektabilitasnya," jelas dia dalam rilis temuan surveinya di Kantor LSI Denny JA Rawamangun Jakarta, Selasa (8/5).

Kemudian untuk peluang Gatot diusung dua parpol tersebut, kata Ardian masih terbuka lebar.
"Peluang dua-duanya sangat terbuka ya karena sejauh ini PKB sendiri belum punya capresnya. kemudian Demokrat sendiri belum punya calon kuat," papar Ardian.

Ardian menyebut, peluang Gatot berduel dengan Jokowi di Pilpres 2019 masih sangat terbuka. Menurut dia, kemenangan Anies - Sandi di Pilkada DKI Jakarta 2017 melawan Ahok - Djarot bisa menjadi contoh.

"Misal kasus DKI Jakarta, H-1 tahun sebelumnya, Pak Ahok itu kuat bahkan (elektabilitasnya) di atas 60 persen. Tetapi pada hari pencoblosan ternyata kalah," papar Ardian.

Namun demikian, kata Ardian, agar bisa bertarung, Gatot harus terus meningkatkan elektabilitasnya karena tingkat pengenalan Gatot terhadap masyarakat belum maksimal.

Adapun popularitas Gatot sendiri berada di angka 9,5 persen.  Survei ini dilakukan pada 28 April - 5 Mei 2018 dengan metode sampling multistage random. Jumlah respondennya 1200 orang dan margin of erornya sebesar +- 2,9 persen.(jaa) 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kandidat-capres #gatot-nurmantyo #pkb #demokrat 

Berita Terkait

IKLAN